Menurut Airlangga, Bursa harus melakukan evaluasi sesuai dengan yang diminta MSCI termasuk soal transparansi yang merupakan persyaratan utama bagi seluruh penyelenggara pasar modal.
"Evaluasi mengenai apa yang diminta MSCI. Tentu kalau transparansi itu persyaratan bagi seluruh penyelenggara pasar modal. Jadi itu bisa dilakukan improvement dengan mekanisme yang sudah banyak dipraktikkan banyak negara," beber dia.
Pihaknya akan memonitor dan berdiskusi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai lembaga pengawas pasar saham.
"IHSG nanti kami monitor dan akan dirapatkan mungkin dengan OJK dan yang lain, besok lah kita jadwalkan," ujarnya.
Menteri Investasi Rosan Perkasa Roeslani berpendapat, sikap MSCI menunjukkan harapan mereka agar Bursa Efek Indonesia (BEI) berbenah menjadi jauh lebih transparan dan lebih akuntabel.
Sementara, fundamental perusahaan yang melantai di bursa menurutnya tergolong sangat baik.
"Jadi ini kita tindak lanjuti segera, karena ini masalah transparansi dan akuntabilitas. Kalau fundamental dari perusahaan-perusahaan kita ini sangat baik. Tetapi kita ketahui MSCI adalah acuan dari para investor dunia pada saat dia berinvestasi di negara-negara. Nah, itu tentunya kita harus segera tindak lanjuti mengenai masukan dari MSCI," ujar Rosan seperti dikutip Kompas.com.
Laporan Reporter: Noverius Laoli | Sumber: Kontan
Baca tanpa iklan