TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Posisi Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman yang mengundurkan diri dari jabatannya hari ini untuk sementara akan diisi oleh pelaksana tugas (Plt) hingga ditunjuk direktur utama definitif.
Pengunduran diri tersebut disampaikan Iman Rachman setelah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok selama dua hari berturut-turut dan memicu penerapan trading halt atau penghentian sementara perdagangan saham sebanyak dua kali.
Iman menyampaikan keputusan tersebut kepada wartawan di gedung BEI, Jakarta, Jumat (30/1/2026).
"Teman-teman sudah mengikuti dua hari terakhir bagaimana kondisi market kita dua hari terakhir, walaupun kondisi kita hari ini membaik, saya ingin menyampaikan statement dan ini tidak ada tanya jawab," kata Iman.
Ia menyatakan pengunduran diri sebagai bentuk tanggung jawab atas kondisi pasar yang terjadi dalam dua hari terakhir.
"Saya sebagai Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, sebagai bentuk tanggung jawab saya terhadap apa yang terjadi dua hari kemarin, menyatakan mengundurkan diri sebagai Direktur Utama Bursa Efek Indonesia," ujar Iman.
Iman berharap pengunduran dirinya dapat memberikan dampak positif bagi pasar modal Indonesia. "Semoga dengan pengunduran diri saya ini pasar modal kita jadi lebih baik," ucap Iman.
Baca juga: BREAKING NEWS: Dirut BEI Iman Rachman Mengundurkan Diri Setelah IHSG Anjlok Dua Hari
Ia kembali menegaskan keputusan tersebut merupakan bentuk tanggung jawabnya sebagai pimpinan tertinggi BEI. "Mudah-mudahan indeks kita yang pagi ini dibuka membaik akan terus membaik di hari-hari berikut," ucapnya.
Indeks Harga Saham Gabungan Jumat pagi, 30 Januari 2026 tercatat naik ke level 8.348,54 atau terkerek 116,34 poin alias naik 1,41 persen.
Baca juga: OJK Bakal Berkantor di Bursa Efek Indonesia Setelah IHSG Ambruk Dua Hari
Terkait mekanisme pergantian pimpinan, Iman menyebut seluruh proses administrasi akan mengikuti anggaran dasar BEI.
"Dokumentasi, administrasi, semuanya akan berlaku sesuai ketentuan anggaran dasar kita, nanti akan ada PLT yang ditunjuk berdasarkan aturan kita sampai ditunjuk definitif Direktur Utama yang baru," kata Iman.
Diapresiasi Pengamat
Pengamat ekonomi, mata uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi mengapresiasi keputusan Direktur Utama (BEI) Iman Rachman mundur dari jabatannya di tengah gejolak pasar modal dan anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
Menurut Ibrahim, langkah Iman Rachman merupakan bentuk tanggung jawab moral dan kepemimpinan yang patut diapresiasi, terutama karena pengunduran diri tersebut dilakukan secara sukarela, bukan karena tekanan.
Baca tanpa iklan