TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dittipideksus Bareskrim Polri menggeledah kantor PT Shinhan Sekuritas dalam kasus dugaan tindak pidana pasar modal terkait dengan PT Multi Makmur Lemindo Tbk (kode saham, PIPA).
Penggeledakan tersebut terjadi di Gedung Equity Tower, Jakarta Selatan pada Selasa (3/2/2026).
Diketahui, PIPA merupakan emiten atau perusahaan tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI), di bidang manufaktur material bahan bangunan dari plastik berbahan dasar PVC dan perdagangan serta distribusinya melalui Entitas Anak.
Baca juga: BREAKING NEWS: Bareskrim Geledah Kantor PT Shinhan Sekuritas Terkait Dugaan Kasus Saham Gorengan
Mengutip data BEI, PIPA mencatatkan saham di BEI melalui penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) pada tanggal 10 April 2023.
Dalam pelaksaan IPO, PIPA melepas 925 juta lembar saham dengan harga Rp 105 per saham, sehingga perseroan meraup dana Rp 97,12 miliar.
PIPA memiliki kantor di Jl. Sultan Iskandar Muda No.70, Kedaung Baru, Neglasari Tangerang, Banten. 15128.
Direksi dan Komisaris PIPA
Pada 26 Januari 2026, PIPA menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) terkait perubahan pengurus perseroan.
Rapat menyetujui pengunduran diri Imanuel Kevin Mayola dari jabatan Direktur Utama.
Sebagai gantinya, Firrisky Ardi Nurtomo, yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur, kini resmi diangkat menjadi Direktur Utama.
Rapat juga menerima pengunduran diri Junaedi dari posisi Direktur dan mengangkat Noprian Fadli sebagai anggota Direksi baru.
Masa jabatan pengurus baru ini akan berlangsung hingga 30 Juli 2027.
Pemegang saham juga menerima pengunduran diri Susyanalief dari jabatannya sebagai Komisaris Perseroan.
Meski demikian, posisi Komisaris Utama tetap dijabat Nicolas Sahrial Rasjid.
Berikut adalah susunan terbaru pengurus PIPA:
Baca tanpa iklan