News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Danantara Tak Hanya Borong Saham BUMN, Tapi Juga Emiten Ini

Penulis: Endrapta Ibrahim Pramudhiaz
Editor: Seno Tri Sulistiyono
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

SAHAM BUMN - Chief Investment Officer (CIO) Danantara Indonesia Pandu Sjahrir. Danantara aktif membeli saham di BEI sejak akhir 2025 dan tidak hanya menyasar BUMN.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Danantara Indonesia tengah aktif memborong saham di Bursa Efek Indonesia. 

Sayangnya, Chief Investment Officer (CIO) Danantara Indonesia Pandu Sjahrir enggan mengungkap secara detail emiten apa saja yang dibidik pihaknya. 

Pandu menegaskan emiten yang dibidik juga tidak hanya BUMN. Yang jelas, perusahaan atau emiten tersebut harus terbukti dari sisi fundamentalnya.

Baca juga: Pandu Sjahrir Bakal Jelaskan Cara Kerja Danantara ke Moody’s: kami Banyak Cerita Positif 

"Enggak (terkonsentrasi di BUMN saham bidikannya). Jadi kita tuh enggak milih-milih gitu. Kita melihat saham fundamental," katanya ketika ditemui di Hotel St Regis, Jakarta Selatan, Selasa (10/2/2026).

Sementara itu, terkait dengan jumlah dana yang digelontorkan Danantara untuk memborong saham di pasar modal, Pandu lagi-lagi enggan berbicara banyak.

Danantara hanya disebut sudah aktif di pasar modal. Mereka sudah setiap hari berinvestasi di berbagai emiten.

"Sudah [masuk ke pasar modal], tapi enggak bakal disebut [nilai uang yang disiapkan] karena bisa nanti dianggap market distorsi dan hal-hal yang lain, tapi kita investasi setiap hari," ujar Pandu.

Danantara telah aktif membeli saham di Bursa Efek Indonesia melalui manajer investasi sejak akhir Desember 2025.

Pada awal Februari lalu, Pandu pernah mengatakan bahwa Danantara akan terus melakukan pembelian saham.

"Ini (pembelian saham) akan terus, Senin, Selasa, Rabu, Kamis kami akan berinvestasi masuk ke pasar modal," kata Pandu dalam Dialog Pelaku Pasar Modal di Main Hall BEI, Minggu (1/2/2026).

Pandu tidak menyebut anggaran yang disiapkan dalam membeli saham, tetapi hanya menyampaikan setengah pendanaan Danantara untuk investasi di pasar modal di tahun ini akan dikucurkan.

Berdasarkan catatan, Danantara menargetkan bisa menyalurkan investasi hingga US$ 14 miliar di 2026. Jika menggunakan angka tersebut, Danantara akan menggelontorkan US$ 7 miliar.

"Dari pendanaan Danantara sekitar setengahnya akan masuk ke public market di Indonesia,” ucap Pandu.

Ia menegaskan, Danantara memberikan pesan kepada para manajer investasi yang ditunjuk untuk membeli saham-saham dengan tiga kriteria utama, yaitu likuiditas yang baik, fundamental baik dan memiliki value yang baik. 

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini