Ringkasan Berita:
- Pertamina diminta beri penjelasan komperhensif agar warga tak panik soal kabar cadangan BBM Indonesia cukup 20 hari di tengah konflik Timur Tengah
- Imbas dari kabar itu beberapa daerah justru menimbulkan kepanikan berlebih di masyarakat.
- Banyak SPBU mengalami antrean panjang dan masyarakat saling berebut BBM
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Anggota Komisi VI DPR RI, Rivqy Abdul Halim, merespons kabar cadangan BBM Indonesia cukup sekitar 20 hari di tengah konflik Timur Tengah yang memanas imbas Amerika Serikat (AS) dan Israel menyerang Iran.
Rivqy pun meminta Pertamina memberikan penjelasan secara komprehensif supaya warga tak panik.
"Imbas dari pernyataan ini, di beberapa daerah justru menimbulkan kepanikan berlebih di masyarakat. Banyak SPBU mengalami antrean panjang dan masyarakat saling berebut BBM," kata Rivqy kepada wartawan, Sabtu (7/3/2026).
Baca tanpa iklan