News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Siap IPO di 2027, Intelix Group Perkuat Struktur Bisnis dan Tata Kelola

Penulis: Choirul Arifin
Editor: Seno Tri Sulistiyono
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

SIAPKAN IPO - Konferensi pers Intelix Group di Jakarta. Perusahaan tahun ini fokus memperkuat struktur bisnis demi persiapan perusahaan listing di pasar modal melalui skema menuju penawaran umum perdana saham (IPO).

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Perusahaan teknologi dan solusi informasi Intelix Group tahun ini fokus memperkuat struktur bisnis demi persiapan perusahaan listing di pasar modal melalui skema menuju penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO) yang akan direalisasikan di 2027.

Perusahaan juga memperkuat fondasi tata kelola perusahaan sebagai bagian dari kesiapan menuju IPO.

“Di tahun 2027, kami menargetkan Intelix Group untuk IPO. Ini bukan hanya target finansial, tetapi refleksi dari kesiapan bisnis, sistem, dan organisasi kami secara menyeluruh,” ujar Wayan Eka Nugraha, Direktur Utama Intelix Global Crossing.

Baca juga: Bidik Akuisisi Angkutan Laut, IPO WBSA Siapkan Alokasi 10 Lot Per Investor

Intelix Group berdiri di 2001 dengan bisnis yang bergerak di bidang pengembangan ekosistem contact center, collection system, dan Artificial Intelligence (AI).

Grup perusahaan ini menyediakan layanan teknologi, konsultasi, dan operasional (BPO) melalui tiga pilar utama: PT Intelix Global Crossing, PT eCentrix Teknologi Indonesia dan PT Global Alih Day.

Momentum 25 tahun perusahaan beriringan dengan perjalanan PT Global Alih Daya (Agent & Co) yang memasuki tahun ke-7 dalam mendukung penguatan ekosistem Intelix Group.

"Transformasi ini menandai pergeseran PT Intelix Global Crossing dari perusahaan layanan contact center menjadi sebuah ekosistem bisnis terintegrasi yang menggabungkan teknologi, operasional, dan jaringan tenaga kerja dalam skala nasional," ungkap  Agung Susanto, Direktur Intelix Global Crossing dikutip Jumat, 10 April 2026.

Dia menjelaskan, selama lebih dari dua dekade, PT Intelix Global Crossing telah membangun fondasi yang kuat di sektor B2B, khususnya di industri perbankan, multifinance, dan berbagai sektor lainnya.

Di fase baru ini, Intelix mengarahkan fokus bisnisnya pada integrasi antara pengalaman operasional, tenaga kerja operasional di seluruh Indonesia dan inovasi teknologi guna menciptakan model bisnis yang lebih scalable, efisien, dan berkelanjutan.

PT Intelix Global Crossing, sebagai salah satu pilarnya, berperan sebagai penghubung ke pasar (go-to-market engine) yang memastikan setiap solusi dapat diimplementasikan secara efektif dan memberikan nilai nyata ke klien.

Sementara, PT eCentrix Teknologi Indonesia (ETI) berperan sebagai pusat pengembangan teknologi dan inovasi, menghadirkan platform berbasis AI, termasuk sistem contact center dan collection, serta roadmap menuju ekosistem financial technology end-to-end.

Kemudian PT Global Alih Daya berperan sebagai penyedia layanan operasional dengan jaringan komunitas lebih dari 12.000 anggota di seluruh Indonesia, yang memungkinkan pelaksanaan aktivitas berskala nasional sekaligus mendukung pemberdayaan tenaga kerja lokal.

Menurut Agung, kombinasi ketiga entitas ini memungkinkan Intelix Group menghadirkan solusi yang tidak hanya kuat secara teknologi, tetapi juga unggul dalam eksekusi di lapangan. “Momentum 25 tahun ini bukan sekadar perayaan, tetapi titik transformasi," ujarnya.

Perusahaan saat ini menghadirkan tiga inisiasi baru berupa AI for Customer Experience, eCentriX CX-AI versi 5; .eCentrix Verse, dengan launching Subscription based solution product eCentriX; serta Contact Center 24 Jam, dengan layanan omni channel contact center eCentriX berlokasi di Yogyakarta.

Saat ini Intelix mengelola 500 klien perusahaan dari berbagai sektor, termasuk perbankan, multifinance, pemerintahan, serta industri lainnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini