“Tidak ada cara untuk menghindari itu.”
Akibatnya, dunia akan menyaksikan pergeseran besar-besaran menuju sumber bahan bakar alternatif, termasuk angin, matahari, dan nuklir, tambahnya.
Yang pasti, pemimpin hedge fund itu berpendapat bahwa konsekuensi perang akan lebih buruk jika AS menunda serangan apa pun sampai kemampuan militer Iran meningkat.
Perekonomian global, khususnya di Asia, tetap rentan terhadap lonjakan harga minyak, yang masih tinggi di sekitar $100 per barel.
Angka tersebut memang lebih rendah dari harga tertinggi selama konflik, tetapi masih jauh di atas harga sebelum perang, yaitu sedikit di bawah $70 per barel.
Sumber: CNBC/The Guardian
Baca tanpa iklan