News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Rupiah Menguat ke Rp 17.475 per Dolar AS, Pasar Tunggu Sikap BI dan Data Inflasi AS

Penulis: Lita Febriani
Editor: Choirul Arifin
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

SORE INI RUPIAH MENGUAT - Pegawai bank menunjukkan uang dollar Amerika Serikat (AS) di kantor cabang Bank Muamalat Melawai, Jakarta Selatan. Nilai tukar rupiah ditutup menguat di level Rp17.475 - Rp17.476 per dolar AS pada perdagangan Rabu (13/5/2026) setelah sempat melemah pada pagi tadi.

Untuk perdagangan Senin (18/5/2026), Ibrahim memperkirakan rupiah bergerak fluktuatif di kisaran Rp 17.470 hingga Rp 17.530 per dolar AS.

Sementara itu, Analis Mata Uang Lukman Leong menilai penguatan rupiah turut didorong ekspektasi pasar bahwa BI akan menaikkan suku bunga acuannya pada pekan depan.

"Rupiah menguat terhadap dolar AS oleh munculnya ekspektasi bahwa BI akan menaikkan tingkat suku bunga minggu depan," ungkap Lukman.

Menurut dia, sentimen kenaikan suku bunga berpotensi menopang stabilitas rupiah dalam jangka pendek. Namun, pasar masih menunggu keputusan resmi dari bank sentral.

Untuk perdagangan Senin (18/5/2026), Lukman mengatakan investor akan mencermati data Producer Price Index (PPI) AS, perkembangan konflik AS-Iran, serta agenda kunjungan Trump ke China yang dapat memengaruhi sentimen global.

Lukman memperkirakan rupiah akan bergerak pada kisaran Rp 17.425 hingga Rp 17.525 per dolar AS.

 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini