Ringkasan Berita:
- MSCI mencoret saham Antam dari daftar Small Cap Index dalam keputusan rebalancing yang diumumkan Selasa, 12 Mei 2026.
- Fundamental bisnis Perseroan dinyatakan tetap solid seiring strategi hilirisasi mineral dan pengembangan ekosistem kendaraan listrik nasional.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT Aneka Tambang Persero (Antam) menegaskan, fundamental bisnis dan arah strategis Perseroan tetap terjaga dengan baik usai dicoret dari global small cap index MSCI.
Kata Corporate Secretary Antam Wisnu Danandi Haryanto, gejolak yang terjadi dalam indeks saham global merupakan dinamika pasar dan perubahan komposisi indeks pasar modal internasional.
Dia juga memastikan kalau dinamika indeks global merupakan bagian dari proses pasar modal internasional yang terus berkembang.
"Antam memandang dinamika pasar sebagai bagian dari mekanisme pasar modal global yang wajar. Perseroan tetap fokus menjaga fundamental bisnis, memperkuat operational excellence, serta memastikan keberlanjutan strategi pertumbuhan jangka panjang," ujar Wisnu dalam keterangan resminya, dikutip Kamis (14/5/2026).
Tak cukup di situ, pergerakan pasar modal internasional juga menurut Wisnu turut dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk market structure, market accessibility, likuiditas, serta evaluasi indeks secara berkala.
Meski begitu, dia meyakinkan fundamental bisnis Perseroan tetap solid seiring berjalannya strategi hilirisasi mineral dan pengembangan ekosistem kendaraan listrik nasional.
"Perseroan memastikan proyek-proyek strategis, termasuk pengembangan rantai pasok baterai kendaraan listrik berbasis nikel, tetap berjalan sesuai rencana," katanya.
Sejalan dengan itu, Antam juga kata dia, akan terus mendorong penguatan kualitas tata kelola perusahaan, transparansi, dan keterbukaan informasi kepada investor domestik maupun global.
Baca juga: Investor Disarankan Tidak Panik Pasca Pencoretan 6 Saham di BEI oleh MSCI
Perseroan kata Wisnu, menilai aspek transparency, disclosure, dan investor engagement menjadi bagian penting dalam memperkuat daya tarik investasi jangka panjang Perseroan di pasar global.
"Selain menjaga pertumbuhan bisnis, ANTAM juga terus memperkuat kualitas komunikasi dengan investor melalui peningkatan kualitas public disclosure, penguatan engagement dengan investor institusi global, serta partisipasi aktif dalam berbagai forum investasi internasional," ujarnya.
Baca juga: OJK: Rebalancing MSCI Titik Awal Penguatan Pasar Modal Indonesia
Perseroan juga menekankan komitmennya terhadap penerapan tata kelola perusahaan yang baik melalui berbagai standar internasional, termasuk penguatan ESG governance, audit independen, serta sustainability reporting yang berkelanjutan.
"ANTAM akan terus fokus pada penciptaan value jangka panjang melalui penguatan fundamental bisnis, hilirisasi, serta implementasi tata kelola perusahaan yang baik dan berstandar internasional," tukas Wisnu.
Baca tanpa iklan