Di pasar energi, harga minyak terkoreksi, West Texas Intermediate (WTI) turun 5,66% (US$ 98,26/bbl), sedangkan Brent melemah 5,63% (US$ 105,02/bbl).
"Sentimen pasar turut didorong optimisme bahwa konflik di Timur Tengah berpotensi segera mereda," ucap Fanny.
Menurutnya, IHSG hari ini IHSG berpotensi menguat terbatas di kisaran level 6.400-6.450, namun terdapat berpotensi lanjut koreksi seiring masih tingginya tekanan jual.
"Support IHSG hari ini 6.000-6200, dan resistance 6.400-6.450," paparnya.
Diketahui, IHSG pada perdagangan Rabu (20/5/2026) ditutup di zona merah dengan melemah 0,82% di posisi 6.318.
Baca tanpa iklan