Sementara hingga April 2026, pembayaran manfaat telah mencapai Rp24,3 triliun untuk 1.817.744 kasus.
Dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, jumlah kasus meningkat 28,89 persen, sedangkan nilai pembayaran manfaat tumbuh 21,97 persen.
Bambang menegaskan, pembayaran manfaat tersebut merupakan bagian dari dukungan BPJS Ketenagakerjaan terhadap penguatan perlindungan pekerja, ketahanan ekonomi keluarga, serta pembangunan sumber daya manusia yang lebih tangguh dan produktif.
BI Siap Dukung Pengembangan UMKM
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Barat, Doni Septadijaya, menyambut positif peluang sinergi tersebut.
Menurutnya, BI memiliki berbagai program pengembangan dan pendampingan UMKM yang dapat menjadi sarana transformasi penerima manfaat BPJS Ketenagakerjaan menjadi pelaku usaha yang lebih berdaya saing.
“Terkait akses ke UMKM, Bank Indonesia memang tidak secara langsung memberikan kredit usaha seperti perbankan, tetapi memiliki berbagai program pengembangan dan pendampingan UMKM, pelatihan digitalisasi, perluasan pasar, fasilitasi sertifikasi produk hingga penguatan akses ke lembaga pembiayaan,” ujar Doni.
Ia menilai kerja sama tersebut dapat menjadi jembatan bagi peserta yang terkena PHK maupun ahli waris penerima santunan untuk memanfaatkan dana yang diterima sebagai modal usaha produktif.
Doni juga menyoroti masih rendahnya kemampuan sebagian pelaku UMKM dalam menyusun laporan keuangan yang baik, yang sering menjadi kendala saat mengakses pembiayaan dari lembaga keuangan.
Karena itu, berbagai pelatihan yang dijalankan BI diarahkan untuk meningkatkan kapasitas UMKM agar lebih siap terhubung dengan sektor perbankan maupun sumber pembiayaan lainnya.
Melalui kolaborasi ini, BPJS Ketenagakerjaan dan Bank Indonesia berharap manfaat jaminan sosial dapat berkembang menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi yang melahirkan lebih banyak wirausaha baru, memperkuat ekonomi keluarga pekerja, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif di Indonesia.
Baca juga: Menaker Ingin BPJS Ketenagakerjaan Jadi Garda Depan Keselamatan Pekerja
Baca tanpa iklan