News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Gejolak Rupiah

Pak Prabowo, Rupiah Pagi Ini Sudah Tembus di Atas Rp18.000 per Dolar AS

Editor: Seno Tri Sulistiyono
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

RUPIAH AMBRUK - Uang rupiah diantara dolar AS di money changer DolarAsia, Jakarta Selatan. Mengutip Bloomberg, Kamis (4/6/2026) pagi, rupiah sudah di atas Rp18.023 per dolar AS, atau melemah 57 poin dari posisi penutupan perdagangan kemarin.

"Kalau kita lihat kan tiba-tiba aja pelemahannya 1-2 hari ini kan. Karena ada isu macem-macem, ada rumor macem-macem di pasar," ujar Purbaya usai menghadiri rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI, Rabu (3/6/2026).

"Ada yang bilang saya suruh perbankan melakukan stress test kalau rupiahnya Rp18.000 lebih. Padahal saya nggak pernah isu seperti itu," imbuhnya.

Purbaya menegaskan, tugas pemerintah saat ini adalah menjaga ekonomi nasional agar tetap kuat. Menurutnya nilai tukar rupiah pada akhirnya ditentukan oleh kondisi fundamental ekonomi Indonesia.

"Kewajiban saya adalah menjaga fondasi ekonomi aja. Supaya ekonominya berjalan terus semakin cepat, semakin cepat, semakin cepat. Karena pada akhirnya kita percaya rupiah akan ditentukan oleh fondasi ekonominya. Jadi untuk saya fokusnya di situ," tutur Purbaya.

Terkait kemungkinan digelarnya rapat Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) untuk membahas pelemahan rupiah, Purbaya mengatakan saat ini kondisi tersebut masih menjadi ranah Bank Indonesia sebagai otoritas yang bertanggung jawab menjaga stabilitas nilai tukar.

Ia menegaskan KSSK tetap akan menggelar rapat secara berkala seperti biasa. Namun, jika diperlukan koordinasi lebih cepat atau ada permintaan dari Bank Indonesia, pemerintah siap mengadakan rapat khusus.

"Itu kan jurisdiksi Bank Sentral untuk menjaga nilai tukar. Itu biar mereka jalan dulu. Nanti kita lakukan rapat berkala secara normal aja. Tapi kalau ada, kita bisa melihat ada koordinasi yang bisa ditingkatkan sehingga memperbaiki nilai tukar, kita akan lakukan," ucap dia.

"Tapi kan sekarang itu masih dalam jurisdiksi Bank Sentral kita. Kecuali Bank Sentral minta rapat cepat, ya kita akan rapat cepat," sambungnya.

 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini