Dia hanya memastikan pelemahan rupiah saat ini masih dalam rentang yang telah diperhitungkan.
"Begini, pada waktu APBN pertama kan ada asumsi berapa, Rp16.500 ya? Tapi kan terus ada simulasi pada waktu harga BBM naik tinggi kan, ya kita hitung di situ. Adjustment-nya cukup tinggi, tapi kan saya nggak sebutkan ke Anda nanti Rupiah melemah signifikan."
"Tapi basically, fundamental Rupiah berada di bawah level yang sekarang, lebih kuat dari yang sekarang," ungkap dia.
(Tribunnews.com/Rifqah)
Baca tanpa iklan