News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Ibadah Haji 2026

Miqat Jemaah Haji Indonesia Gelombang 1 dan 2 Mulai dari Mana?

Penulis: Yunita Rahmayanti
Editor: Nuryanti
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

CUACA EKSTREM MAKKAH - Sejumlah jemaah haji bersiap untuk melaksanakan ibadah Salat Jumat di Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi, Jumat (26/7/2019), saat cuaca ekstrem suhu 48 derajat celsius. -- Kementerian Haji dan Umrah menjelaskan miqat makani (tempat) bagi jemaah haji atau umrah yang berasal dari Indonesia untuk mulai berniat haji/umrah.

Mengingat pesawat bergerak dengan kecepatan lebih dari 800 km/jam, atau lebih dari 1 km/detik, jemaah haji hendaknya segera melaksanakan niat ihram setelah kru pesawat menyampaikan pengumuman bahwa pesawat mendekati posisi miqat.

c) Bandara King Abdul Aziz Jeddah

Bandara ini dijadikan miqat setelah Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa pada 28 Maret 1980 tentang keabsahan Bandara Jeddah dijadikan miqat lalu fatwa tersebut dikukuhkan kembali pada 19 September 1981.

Hanya saja, karena sejak 2018 pemerintah Arab Saudi menerapkan kebijakan percepatan masa keberadaan jemaah haji di bandara (fast track) sehingga mereka tak bisa lagi berlama-lama di bandara.

Maka, jemaah haji kini sudah harus mengenakan pakaian ihram sejak dari Asrama Haji embarkasi karena mereka sudah tidak bisa lagi mandi sunah ihram, berganti pakaian ihram dan salat sunah ihram di bandara Jeddah.

Tata Cara Melaksanakan Miqat

Kementerian Agama Sulawesi Tengah menjelaskan langkah-langkah saat tiba di miqat, maka jamaah harus:

  1. Berpakaian ihram, yaitu mengenakan pakaian khusus yang terdiri dari dua helai kain putih bagi pria, dan pakaian yang sopan bagi wanita.
  2. Mengucapkan niat ihram secara lisan atau dalam hati untuk melaksanakan haji atau umrah.
  3. Melaksanakan salat sunnah dua rakaat di lokasi miqat (jika memungkinkan).
  4. Memulai perjalanan menuju Makkah untuk melaksanakan rangkaian ibadah haji atau umrah.

Miqat Makani Jemaah Haji dari Berbagai Negara

Kementerian Agama Nusa Tenggara Timur menjelaskan bahwa Rasulullah SAW. telah menetapkan miqat makani (batas tempat) untuk berhaji atau umrah bagi umat Islam yang melewatinya.

1. Zulhulaifah (Bir Ali)

Zulhulaifah (Bir Ali) menjadi tempat miqat bagi penduduk Madinah dan yang melewatinya.

Jemaah haji Indonesia yang mendarat di Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) di Madinah, maka mengambil miqat di Masjid Zulhulaifah (Bir Ali), sekitar sembilan kilometer dari Madinah.

2. Juhfah

Juhfah berlokasi sekitar 183 kilometer di arah barat laut Mekkah.

Lokasi miqat ini biasanya digunakan jemaah dari Syria, Yordania, Mesir, dan Lebanon.

3. Qarnul Manazil (as-Sail)

Qarnul Manazil (as-Sail) di dekat kawasan pegunungan Taif, sekitar 94 kilometer di timur Makkah.

Biasanya, titik miqat ini menjadi lokasi miqat bagi jemaah dari Dubai.

4. Yalamlam

Yalamlam berada di arah tenggara Mekkah, dengan jarak sekitar 92 kilometer.

Yalamlam adalah lokasi miqat bagi jemaah dari Yaman dan mereka yang melalui rute yang sama, seperti jemaah dari India, Pakistan, China, dan Jepang. 

5. Zatu Irqin 

Zatu Irqin yang berjarak sekitar 94 kilometer di arah timur laut Mekkah. 

Halaman
1234
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini