News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Ibadah Haji 2026

Apa Itu Haji Mabrur? Kenali Ciri-Ciri dan Syarat agar Ibadah Diterima Allah

Penulis: Farrah Putri Affifah
Editor: Tiara Shelavie
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

HAJI - Jemaah haji tengah melaksanakan tawaf mengelilingi Kabah di Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi, Selasa (10/6/2025). Ibadah haji merupakan rukun Islam kelima yang wajib dilaksanakan oleh Muslim yang mampu.Tujuan utama dari ibadah haji adalah meraih Haji Mabrur.

TRIBUNNEWS.COM - Ibadah haji merupakan rukun Islam kelima yang wajib dilaksanakan oleh setiap Muslim yang mampu, baik dari segi fisik, mental, maupun finansial. 

Ibadah ini digelar setiap tahun pada bulan Zulhijjah di Tanah Suci, tepatnya di Mekkah dan sekitarnya.

Rangkaian ibadahnya meliputi wukuf di Arafah, tawaf, sa’i, hingga mabit di Mina.

Semuanya memiliki makna mendalam tentang ketaatan, kesabaran, dan penghambaan kepada Allah SWT.

Pada tahun 2026, penyelenggaraan ibadah haji telah memasuki tahap pemberangkatan jemaah secara bertahap dari Indonesia menuju Arab Saudi. 

Hingga 23 April 2026, tercatat sebanyak 40 kelompok terbang (kloter) dengan total 15.349 jemaah telah diberangkatkan, dan 9.884 jemaah dalam 25 kloter sudah tiba di Madinah, dikutip dari haji.go.id.

Tahapan ini menjadi awal perjalanan panjang yang akan membawa jemaah menuju puncak ibadah haji.

Namun, tujuan utama dari ibadah haji sejatinya bukan hanya menyelesaikan rangkaian ibadah saja, melainkan meraih predikat Haji Mabrur, yaitu haji yang diterima oleh Allah SWT. 

Inilah derajat tertinggi yang diharapkan setiap jemaah, karena tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga membawa perubahan nyata dalam kehidupan seseorang setelah kembali dari Tanah Suci.

Apa Itu Haji Mabrur?

Haji mabrur merupakan derajat tertinggi dalam pelaksanaan ibadah haji. 

Baca juga: Kenali Karakteristik Hotel Jemaah Haji di Madinah, Ini Fasilitas dan Aturan yang Wajib Diketahui

Mengutip dair https://baznas.go.id/, istilah “mabrur” berasal dari bahasa Arab yang bermakna kebaikan, kebajikan, dan sesuatu yang diterima dengan sempurna. 

Dalam konteks ibadah, haji mabrur adalah haji yang diterima oleh Allah SWT karena dilakukan dengan penuh keikhlasan, sesuai tuntunan syariat, serta memberikan dampak positif bagi pelakunya.

Predikat ini tidak hanya ditentukan oleh sah atau tidaknya rukun dan wajib haji, tetapi juga oleh kualitas batin dan perubahan akhlak setelah berhaji.

Rasulullah SAW bersabda bahwa tidak ada balasan bagi haji mabrur selain surga (HR. Bukhari).

Mengutip dari Buku Tuntunan Manasik Haji dan Umrah yang dirilis Kemenhaj 2026, dalam perspektif keabsahan, para ulama membagi haji menjadi tiga jenis:

  • Haji mardud: haji yang tertolak karena tidak memenuhi rukun dan syarat.
  • Haji maqbul: haji yang sah secara syariat karena rukun dan syarat terpenuhi.
  • Haji mabrur: haji yang tidak hanya sah, tetapi juga diterima dan membawa kebaikan dalam kehidupan.
Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini