Rasulullah SAW. bersabda: “Sebaik-baik doa adalah doa pada hari Arafah.” (HR. Tirmidzi)
Di tempat ini, jutaan jamaah berkumpul memohon ampunan dengan penuh harap selama wukuf.
10. Di Muzdalifah
Muzdalifah menjadi tempat bermalam setelah wukuf di Arafah.
Mabit di Muzdalifah diisi dengan ibadah seperti berdoa, berdzikir, dan mendekatkan diri kepada Allah.
Waktu malam yang tenang menjadikan jemaah haji lebih khusyuk dalam berdoa.
11. Di Mina
Setelah Muzdalifah, Mina adalah lokasi pelaksanaan lempar jumrah.
Selain itu, jamaah dianjurkan memperbanyak doa sebagai bentuk ketundukan kepada Allah dan penguatan iman.
12. Saat Melempar Jumrah
Di tiga lokasi jumrah (Ula, Wusta, dan Aqabah), jamaah melempar batu sebagai simbol melawan godaan setan.
Setelah melempar jumrah, jemaah haji dianjurkan untuk berdoa.
“Bahwasanya Ibnu Umar ra. melempar jumrah ula dengan tujuh batu kecil, lalu bertakbir setiap kali melempar. Kemudian ia maju ke depan, berdiri menghadap kiblat, lalu berdoa dengan mengangkat kedua tangannya dan berdiri lama.
Kemudian ia melempar jumrah wusta seperti itu, lalu maju ke kiri dan berdiri menghadap kiblat, berdoa dengan mengangkat kedua tangannya dan berdiri lama.
Adapun pada jumrah Aqabah, ia melempar dari bagian bawah lembah dan tidak berdiri (untuk berdoa) di situ.” (HR. Bukhari no. 1751)
Dalam riwayat tersebut, Abdullah bin Umar menyebutkan: “Demikianlah aku melihat Nabi ﷺ melakukannya.”
(Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)
Baca tanpa iklan