News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Ibadah Haji 2026

Kemenhaj: KBIHU Dilarang Pasang Identitas di Tenda Armuzna

Penulis: Sri Juliati
Editor: Tiara Shelavie
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

TENDA DI ARAFAH - Pengecekan kesiapan tenda di Arafah yang akan ditempati jemaah haji Indonesia pada saat puncak ibadah haji, Selasa (19/5/2026).

TRIBUNNEWS.COM - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) terus mematangkan persiapan layanan menjelang fase puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina atau Armuzna. 

Penguatan dilakukan pada seluruh lini layanan, mulai dari penempatan jemaah, transportasi, konsumsi, kesehatan, perlindungan jemaah, hingga kesiapan petugas di lapangan.

Terbaru, kementerian yang dipimpin Mochamad Irfan Yusuf ini telah melakukan pembagian penempatan jemaah di tenda Arafah dan Mina. 

Oleh karena itu, Juru Bicara Kemenhaj, Ichsan Marsha mengimbau seluruh KBIHU agar tidak memasang identitas dalam bentuk apa pun di tenda-tenda Arafah dan Mina.

"Petugas akan mencabut identitas KBIHU yang terpasang dan akan memberikan sanksi bagi yang melakukannya," katanya dalam konferensi pers di Makkah, Arab Saudi, Kamis (21/5/2026).

Kemenhaj juga memastikan koordinasi dengan otoritas Arab Saudi, PPIH Arab Saudi, petugas kloter, sektor, serta seluruh unsur layanan terus dilakukan agar persiapan Armuzna berjalan optimal.

"Kami ingin memastikan jemaah mendapatkan layanan yang tertib, aman, dan nyaman, serta dapat menjalankan rangkaian ibadah puncak haji dengan khusyuk," kata Ichsan.

Baca juga: Kemenhaj Ancam Sanksi KBIHU yang Pasang Identitas di Tenda Arafah dan Mina

Ichsan menjelaskan, fase Armuzna merupakan tahapan paling krusial dalam penyelenggaraan ibadah haji. Oleh karena itu, seluruh skema layanan disiapkan secara bertahap, terukur, dan mengutamakan keselamatan jemaah.

Jemaah juga diimbau agar tidak memaksakan diri bepergian jauh menjelang puncak haji. Menurutnya, saat ini jemaah perlu mulai menghemat tenaga dan fokus mempersiapkan diri menghadapi rangkaian ibadah di Armuzna.

"Kurangi aktivitas yang tidak mendesak, perbanyak istirahat, jaga pola makan, minum air yang cukup, serta ikuti arahan petugas kloter, pembimbing ibadah, dan petugas sektor," katanya.

Berdasarkan data operasional per 20 Mei 2026, sebanyak 513 kloter dengan 197.876 jemaah dan 2.044 petugas telah diberangkatkan ke Tanah Suci. 

Sementara itu, sebanyak 237 kloter dengan 90.691 jemaah dan 945 petugas telah tiba di Bandara King Abdul Aziz, Jeddah. Adapun jemaah yang telah tiba di Makkah tercatat sebanyak 502 kloter dengan 193.593 jemaah dan 2.008 petugas.

Selain itu, sebanyak 15.418 jemaah haji khusus juga telah tiba di Arab Saudi dan mulai menjalani rangkaian ibadah sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Ichsan turut mengajak jemaah dan petugas untuk saling peduli, terutama terhadap jemaah lansia, disabilitas, perempuan, dan jemaah dengan kondisi kesehatan tertentu. 

Kepedulian bersama dinilai penting untuk mencegah jemaah tersesat atau terpisah dari rombongan.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini