Tetapi sebuah laporan menyebutkan, sebagian besar analis memperkirakan dia akan diberikan hukuman mati, sama dengan Gu.
Dalam persidangan terpisah pada 10 Agustus lalu, empat orang pejabat senior kepolisian dari Chongqing didakwa menutupi bukti-bukti yang berkaitan dengan Gu dalam pembunuhan pengusaha Inggris tersebut.
Pejabat pengadilan mengatakan mereka divonis hukuman penjara antara 5-11 tahun, seperti diberitakan AFP.
Reputasi menurun
Bo Xilai (depan) dan Wang Lijun merupakan mantan Walikota dan wakil walikota di Chongqing
Sebelum kasus ini mencuat, mantan atasan Wang di Chongqing, Bo, masuk dalam jajaran elit pemimpin partai.
Tetapi diabelum tampak muncul di hadapan publik setelah skandal ini terungkap. Dia disebutkan tengah diselidiki oleh pejabat disiplin partai.
Wang dikenal sebagai bawahan yang loyal terhadap Bo, tetapi pada bulan Februari pemerintah kota Chongqing menyatakan Wang dipindahkan ke posisi lain.
Empat hari kemudian, dia melarikan diri ke konsulat AS yang berada dekat Chengdu, banyak kalangan menyebut dia berupaya mencari suaka.
Dia sempat menginap selama satu malam, dan kemudian menyerahkan diri kepada polisi.
Menurut kantor menteri luar negeri Inggris, Wang menyampaikan tuduhan mengenai kematian Heywood kepada konsulat.
Wang, 52 tahun, memulai karir sebagai penegak hukum di wilayah Mongolia pada 1984 dan pindah ke kota Chongqing pada 2008.
Dia memiliki reputasi yang baik dalam pemberantasan kriminal dan menjadi subyek drama televisi yang bercerita tentang petugas kepolisian.
Baca tanpa iklan