Ketegangan juga terjadi pada elit politik di negara itu, Perdana Menteri Najib Mikati yang berasal dari golongan Suni telah mengajukan pengunduran diri namun ditolak oleh Presiden Suleiman.
Sementara kelompok anggota parlemen dari kelompok oposisi melakukan boikot dalam rapat parlemen kemarin.
Militer Libanon telah meminta para pemimpin politik dan faksi di negara itu untuk berhati-hati dalam bersikap dan melibatkan pendukung mereka dalam ketegangan ini karena bisa membahayakan kondisi negara tersebut.
Baca tanpa iklan