"Ini memang jaringan. Yang penghabisan, atau kelima ini adalah warga Indonesia. Singkat cerita ia mau menjual atau 'pakai' saya dalam kaitan yang tidak bagus, jadi saya kemudian kabur lagi," ujarnya.
"Saya ke polisi, tetapi polisi tidak mau bantu. Saya juga ke Konsulat (KJRI New York), tetapi juga mereka tidak bantu. Saya betul-betul tidak punya tempat tinggal dan uang untuk hidup. Saya terpaksa tinggal di dalam subway (stasiun kereta api bawah tanah) dan di taman-taman hingga suatu saat ada yang menolong. FBI akhirnya turun tangan. Mereka kontak polisi dan kasus saya ditangani."
Baca tanpa iklan