Sementara tenaga kerja Indonesia tersebut telah ke luar uang puluhan juta rupiah bahkan ada yang lebih dari Rp 100 juta supaya bisa bekerja di Jepang. Ternyata janji palsu.
Pelaku perdagangan manusia tersebut saat ini juga ada dari kalangan warga Jepang yang mencari-cari tenaga kerja Indonesia dengan janji muluk dipekerjakan di Jepang.
Namun setelah uang diperolehnya, orang Jepang tersebut kabur tak diketahui lagi keberadaannya.
Baca tanpa iklan