News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Iris Wajah Hingga Diarak Telanjang, Ini 5 Tradisi Ekstrem di Dunia Memasuki Masa Puber

Editor: Wahid Nurdin
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

setrika payudara di Kamerun

TribunTravel.com/Rizky Tyas

TRIBUNNEWS.COM - Saat akan menginjak usia remaja, seorang anak biasanya mengalami perubahan fisik, psikis, dan pematangan fungsi seksual yang disebut masa pubertas.

Masa pubertas biasanya dimulai ketika berumur 8 hingga 10 tahun dan berakhir lebih kurang di usia 15 hingga 16 tahun.

Pada masa ini, pertumbuhan dan perkembangan anak akan berlangsung dengan cepat.

Untuk menyambut datangnya masa pubertas, beberapa negara mempunya tradisi dan ritual yang harus dilakukan.

Tradisi ini sudah mengakar dalam budaya atau keturunan suku dan sejarah.

Meskipun demikian, ada beberapa praktik ritual pubertas yang dilakukan dengan brutal telah dihapuskan atau diubah dengan cara yang lebih baik.

Dirangkum TribunTravel dari laman therichest.com, berikut 5 tradisi aneh dari berbagai negara yang dilakukan pada anak yang menginjak masa pubertas.

Saking mengerikannya, ada yang bisa bikin mual sampai jijik.

1. Tanda Wajah (Gaar)

therichest

Terletak di Sudan Selatan dan Ethiopia, suku Nuer adalah kelompok etnis terbesar di Afrika Timur.

Jadi bisa dibayangkan, betapa banyak anak muda yang harus menjalani praktek puber menyakitkan ala suku ini.

Sebagai bagian dari tradisi menuju kedewasaan, remaja suku ini harus menerima tanda-tanda wajah yang disebut Gaar .

Laki-laki mendapatkan enam garis horizontal di dahi yang diukir dengan pisau cukur .

Setiap baris mewakili sesuatu, misalnya bekas luka pertama berarti mereka telah mencapai kedewasaan, dan yang kedua berarti tidak harus takut siapa pun.

Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini