News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Perempuan Cantik Ini Terlahir Tanpa Vagina

Editor: Hasanudin Aco
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kaylee Moats.

TRIBUNNEWS.COM, AS - Kasus langka menimpa seorang perempuan cantik di Arizona, Amerika Serikat.

Perempuan berusia 22 tahun ini terlahir tanpa alat kelami perempuan yakni vagina.

Kini, dengan berani dia mengungkap kondisinya kepada publik, berharap ada bantuan untuk membantu pengobatannya.

Kaylee Moats, pertama kali mengetahui bahwa dia tidak memiliki vagina pada saat usianya 18 tahun.

Ia curiga lantaran tak pernah menstruasi.

Hasil USG semakin menguatkan dan dokter yang memeriksanya mengungkapkan bahwa dia tidak memiliki rahim, leher rahim, atau vagina.

"Itu membuatku merasa kurang sebagai seorang perempuan. Tapi aku masih berusaha menerima diriku, menerima apa yang sudah aku miliki, dan tidak memikirkannya," kata Moats dalam sebuah tayangan video yang dibuat oleh Barcroft TV.'

Baca: Terlahir dengan 2 Vagina, Perempuan Ini Beberkan Betapa Sakit dan Sulitnya Menjalani Hidup

Moats didiagnosis menderita sindrom Mayer-Rokitansky-Küster-Hauser (MRKH), sebuah kondisi yang jarang terjadi dan hanya mempengaruhi sekitar 1 dari 4.500 bayi perempuan yang baru lahir.

Menurut National Institutes of Health, kondisi ini terjadi ketika selama masa perkembangan embrio, organ reproduksi perempuan tidak berkembang dengan baik.

Akibatnya, rahim dan vagina tidak terbentuk atau sama sekali tidak berkembang.

Dalam beberapa kasus, kondisi ini bisa diobati tanpa melakukan operasi.

Penderita akan menggunakan dilator untuk membuat atau memperlebar vagina yang sudah ada.

Dilator vagina adalah semacam tabung plastik yang dirancang khusus untuk meregangkan dan memperlebar sejumlah jaringan vagina yang ada.

Namun. kondisi ini juga bisa diobati dengan operasi pembuatan vagina atau vaginaplasty.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini