Kementerian Pertahanan Rusia berkali-kali sebelumnya memperingatkan, kelompok pemberontak menguasai senjata kimia, dan merencanakan penggunaannya untuk provokasi dan fitnah.
Penggunaan bahan kimia oleh kelompok pemberontak itu akan jadi preteks intervensi militer oleh AS dan sekutu Eropa maupun Arab.
Para spesialis senjata kimai Rusia telah dikirim ke Douma, ke lokasi yang dilaporkan ada kejadian serangan kimia. Namun mereka tidak menemukan jejak penggunaan senjata kimia yang dituduhkan.
Mereka juga tidak menemukan korban serangan kimia di berbagai pusat pengobatan di Douma. Moskow dan Damaskus mengundang pakar OPCW guna menyelidiki langsung laporan itu ke lapangan.(Tribunjogja.com/Sputniknews/DailyMail/xna)
Baca tanpa iklan