News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Gunung berapi: Lima orang tewas dan delapan lainnya hilang setelah letusan di Selandia Baru

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kepolisian Selandia Baru memastikan bahwa lima orang tewas dan delapan lainnya hilang setelah gunung berapi Pulau Putih meletus saat rombongan wisatawan berkunjung, pada Senin (09/12).

Sebanyak 34 orang selamat dan 31 korban masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Perdana Menteri Australia, Scott Morrison, menyatakan dirinya "khawatir" tiga dari lima orang yang dipastikan tewas merupakan warga Australia.

Menurut Morrison, 24 warga Australia menumpang kapal pesiar yang menjelajahi perairan Pulau Putih tatkala gunung meletus. Dari jumlah itu, 13 orang dibawa ke rumah sakit dan 11 lainnya belum diketahui nasibnya.

"Ini adalah tragedi yang buruk, masa ketika kebahagiaan diganggu kengerian erupsi," kata Morrison kepada para wartawan di Sydney.

Di antara korban cedera dan hilang terdapat warga Amerika Serikat, China, Malaysia, dan Selandia Baru.

Perdana Menteri Selandia Baru, Jacinda Ardern, menyatakan dirinya berbagi "duka yang tak terbayangkan" bersama mereka yang kehilangan orang-orang tercinta.

Ditambahkannya, upaya pencarian orang-orang yang hilang kini merupakan "operasi pencarian yang sangat menyedihkan". Kepolisian Selandia Baru memastikan bahwa lima orang tewas dan delapan lainnya hilang setelah gunung berapi Pulau Putih meletus saat rombongan wisatawan berkunjung, pada Senin (09/12).

Sekelompok orang (dilingkari) tampak berada di dalam kawah beberapa menit sebelum gunung meletus.

Beberapa wisatawan terlihat sedang berjalan di dalam pinggiran kubah Pulau Putih atau Whakaari, beberapa saat sebelum gunung meletus.

Gunung berapi meletus pada Senin (09/12), sekitar pukul 14.30 waktu setempat atau pukul 08.30 WIB. Kejadian itu direkam oleh Michael Schade, yang menumpang kapal setelah melakoni tur wisata di pulau pada pagi hari.

Kepada BBC, Schade mengatakan dirinya berada di kawah gunung 30 menit sebelum bencana terjadi.

"Kami baru saja naik ke kapal…lalu seseorang memberitahu dan kami melihatnya," kata Schade.

"Pada dasarnya saya shock. Kapal berputar balik dan kami menarik beberapa orang yang menunggu di dermaga."

javascript:void(0)

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini