"Tur berikutnya yang tiba setelah kami, sayangnya tidak bisa kabur [sebelum gunung meletus]. Ada beberapa orang yang mengalami luka bakar serius," katanya.
Whakaari, yang terletak di lepas pantai Pulau Utara, adalah salah satu gunung berapi teraktif di Selandia Baru.
Meski demikian, pulau itu menjadi destinasi wisata yang cukup populer. Penerbangan yang menawarkan pemandangan gunung berapi pun tersedia bagi turis.
Tayangan langsung yang berasal dari kamera pemantau memperlihatkan sekelompok wisatawan berada di dalam kubah sesaat sebelum tayangan menjadi gelap dan erupsi berlangsung.
Badan Penanggulangan Bencana Nasional Selandia Baru mengatakan "erupsi gunung berapi terjadi di Pulau Putih dan berbahaya berada di kawasan terdekat gunung berapi."
Laman pemantau bencana geologis, GeoNet, menyebut peralatan pemantau di gunung berapi mengindikasikan "tidak ada tanda-tanda eskalasi".
Letusan gunung berapi di Pulau Putih telah terjadi beberapa kali, namun tidak pernah melibatkan korban jiwa.
Letusan pendek berlangsung pada 2016 dan beberapa letusan lainnya antara 2012-2013. Kala itu, letusan memuntahkan debu vulkanik dan menciptakan kawah baru.
Baca tanpa iklan