News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Tangis Kanye West Ceritakan Masa Lalunya Saat Kampanye Pertama

Penulis: Ika Nur Cahyani
Editor: Ayu Miftakhul Husna
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kanye West menangis di kampanye Presiden AS pertamanya.

TRIBUNNEWS.COM - Tangis Kanye West pecah ketika bercerita tentang masa lalunya selama kampanye pertama di South Carolina, Minggu (19/7/2020).

Di depan pendukungnya, Kanye berorasi tentang aborsi dan pornografi.

Dikutip dari Reuters, kampanye pertama Kanye ini diawali dengan sambutan selama lebih dari satu jam. 

Suami Kim Kardashian itu naik ke atas panggung dengan mengenakan kaos dan rompi yang serupa dengan rompi militer.

Baca: Caitlyn Jenner Mengaku Ingin Jadi Wakil Presiden Kanye West

Baca: Kanye West Ceritakan Penderitaannya Saat Terinfeksi Covid-19

Kanye West menghadiri Pesta Vanity Fair Oscar 2020 setelah Oscar tahunan ke-92 di Pusat Seni Pertunjukan Wallis Annenberg di Beverly Hills pada 9 Februari 2020. (Jean-Baptiste Lacroix / AFP)

Dia mengecam aborsi, meminta pendukungnya untuk maju dan berpendapat, mengungkapkan visi misi singkatnya, dan berkomentar tentang banyak hal.

"Harriet Tubman tidak pernah benar-benar membebaskan para budak. Dia hanya membuat budak bekerja untuk orang kulit putih lainnya," kata Kanye saat membahas kesenjangan ekonomi.

Kampanye pertama Kanye West itu ditayangkan secara langsung di Youtube dan sejumlah stasiun TV lokal.

Namun selama orasinya, tidak jelas apakah Kanye serius ingin memenangkan kursi presiden atau tidak.

Sebab dalam kata-katanya Kanye terlihat lebih semangat menebarkan pesan daripada misi memenangkan kursi presiden AS.

"Kebebasan tidak datang dari pemilihan. Kebebasan berasal dari Anda tidak menikmati pornografi," ujarnya.

Menurutnya aborsi itu harusnya dilegalkan, namun tidak untuk dianjurkan.

Dia juga mempromosikan akan memberi bantuan dana Rp 14 miliar kepada keluarga yang baru memiliki anak, sebagai salah satu resolusinya bila menjadi presiden.

Kanye West menangis di kampanye Presiden AS pertamanya. (Tangkap layar video The Sun)

Bahasan aborsi ini sebenarnya berasal dari pengalaman pribadinya.

Kanye bercerita bahwa dirinya nyaris digugurkan orang tuanya, ayahnya memaksa ibunya kala itu.

Dia juga bercerita bahwa istrinya, Kim Kardashian mengandung ketika dia belum menginginkan anak.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini