“Dahlanfobia sedang menghinggapi Otoritas Palestina,” katanya. “Wabah ini lebih parah ketimbang pandemi Covid-19.”
Diliani meyakini dukungan luas bagi Dahlan adalah “reaksi terhadap penganiayaan politik yang dilakukan Otoritas Palestina.”
Di lingkaran kekuasaan Palestina di Tepi Barat, isu suksesi jelang pemilu kepresidenan tahun depan masih dianggap tabu. Sejauh ini belum jelas siapa yang bakal menggantikan Abbas di pucuk pimpinan Fatah. Hal ini diakui oleh seorang petinggi partai yang enggan disebut namanya.
“Di tempat ini, kami tidak suka membicarakan kehidupan setelah mati.”
rzn/as (afp, rtr)
Baca tanpa iklan