"Pada satu titik ada ambulans yang mencoba menerobos kerumunan. Artis itu (Travis Scott) memimpin kerumunan itu," kata Peña, kepala Departemen Pemadam Kebakaran Houston, kepada acara Today NBC.
"Artis itu, jika dia melihat sesuatu yang terjadi, dia pasti bisa menghentikan pertunjukan itu, menyalakan lampu dan berkata: 'Hei, kami tidak akan melanjutkan sampai masalah ini diselesaikan'," tambahnya.
Sebelumnya, Scott mengunggah video di Instagramnya dan mengaku terpukul dengan insiden di konser itu.
Kini buntut dari tewasnya 8 orang penonton, sang rapper harus menghadapi tuntutan.
Polisi meluncurkan penyelidikan, termasuk mendalami laporan terpisah bahwa seseorang penonton menyuntikkan narkoba ke orang lain.
Beberapa penonton konser harus disadarkan kembali dengan obat anti overdosis obat, termasuk seorang petugas keamanan yang menurut polisi tampak memiliki bekas suntikan di lehernya.
Tanggung Biaya Pemakaman
Diberitakan Tribunnews sebelumnya, Travis Scott akan menanggung biaya pemakaman 8 korban tewas di Festival Astroworld, Jumat (5/11/2021).
"Travis tetap aktif dengan kota Houston, penegak hukum dan responden pertama lokal untuk terhubung dengan hormat dan tepat dengan individu dan keluarga mereka yang terlibat," bunyi pernyataan yang dirilis pihak Travis Scott.
"Ini adalah langkah pertama dari banyak langkah yang direncanakan Travis sebagai bagian dari sumpah pribadinya untuk membantu mereka yang terkena dampak selama proses berduka dan pemulihan mereka."
Sementara itu, pihak penyelenggara festival maut ini akan mengembalikan uang kepada semua pemegang tiket secara penuh.
Ini berlaku untuk penonton yang hadir pada Jumat maupun konser pada Sabtu yang telah dibatalkan.
(Tribunnews/Ika Nur Cahyani/Tiara Shelavie)