11. Diare
Baca juga: Hadapi Omicron, Emiten Laboratorium Klinik Ini Bisa Jalankan Lebih dari 1.000 Tes Per Hari
Baca juga: Omicron Mirip dengan Gejala Masuk Angin: Kapan Waktu yang Tepat untuk Tes Covid-19?
Namun, daftar di atas tidak mencakup semua gejala.
"CDC akan terus memperbarui daftar ini, saat kami mempelajari lebih lanjut tentang Covid-19," terang CDC dalam situs webnya.
Lansia dan orang-orang dengan komorbid parah, seperti penyakit jantung, paru-paru, atau diabetes memiliki risiko lebih tinggi menderita komplikasi serius akibat Covid-19.
Baca juga: Kasus Covid-19 Varian Omicron di Amerika Serikat Capai 799.000, Lima Kali Lebih Tinggi dari Delta
Kapan harus mencari bantuan medis?
Jika seseorang menunjukkan salah satu tanda-tanda ini, segera dapatkan perawatan medis darurat:
1. Kesulitan bernapas
2. Rasa sakit atau tekanan yang terus-menerus di dada
3. Kebingungan mental
4. Ketidakmampuan untuk bangun atau tetap terjaga
5. Kulit, bibir, atau alas kuku pucat, abu-abu, atau biru, tergantung pada warna kulit
Baca juga: Kasus Omicron di DKI Jakarta Terus Meningkat, Anies Minta Warga Jangan Panik dan Taat Prokes
Lima gejala omicron
Melansir ibtimes.com, menurut laporan Business Insider, sebuah penelitian yang melacak data virus corona melalui aplikasi digital menemukan bahwa ada lima gejala teratas di antara orang dewasa yang terinfeksi.
Gejala tersebut adalah kelelahan, sakit kepala, kehilangan penciuman, batuk terus-menerus, dan sakit tenggorokan.
Data dari Covid Symptom Study, tidak menjelaskan soal kasus Covid-19 tanpa gejala.
Baca juga: Antisipasi Omicron, KSAL Siapkan Tempat Isolasi Mandiri, KRI Rumah Sakit hingga Oxygen Mobile
Amerika Serikat telah melaporkan total 74.282.892 kasus Covid-19 dan 881.887 kematian terkait virus, menurut data yang diberikan oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit.
Berita lain terkait dengan Gejala Omicron
(Tribunnews.com/Andari Wulan Nugrahani)
Baca tanpa iklan