News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

100 Orang Tewas akibat Banjir dan Tanah Longsor di Brasil

Penulis: Ika Nur Cahyani
Editor: Arif Fajar Nasucha
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Petugas pemadam kebakaran mengevakuasi jenazah tiga korban tanah longsor di komunitas Vila dos Milagres, lingkungan Barro, di Recife, Negara Bagian Pernambuco, Brasil, pada 31 Mei 2022. - Jumlah korban tewas akibat hujan deras yang memicu banjir dan tanah longsor di timur laut Brasil telah meningkat menjadi 100, kata para pejabat Selasa, ketika pekerja darurat mencari lebih banyak korban. (Photo by SERGIO MARANHAO / AFP)

Para ahli menghubungkan cuaca buruk di Brasil dengan La Niña, pola iklim di Samudra Pasifik yang dapat mempengaruhi cuaca di seluruh dunia.

Banyak faktor yang menyebabkan banjir, tetapi pemanasan atmosfer yang disebabkan oleh perubahan iklim membuat curah hujan ekstrem lebih mungkin terjadi.

Cerita Korban Longsor dan Banjir

BBC melaporkan, sekitar 1.200 penyelamat dikerahkan untuk menyisir lokasi bencana di negara bagian Pernambuco menggunakan perahu dan helikopter. 

Seorang korban bernama Luiz Estevão Aguiar mengatakan kepada TV Globo bahwa dia kehilangan 11 kerabat.

"Adik saya, ipar saya, 11 orang dari keluarga saya meninggal. Sulit. Saya tidak mengharapkan ini," katanya sambil berlinang air mata.

Warga melihat daerah longsor di komunitas Jardim Monte Verde, lingkungan Ibura, di Recife, Negara Bagian Pernambuco, Brasil, pada 29 Mei 2022. - Hujan deras di timur laut Brasil telah menyebabkan sedikitnya 56 orang tewas dan puluhan hilang, pejabat pertahanan sipil kata Minggu, saat tim penyelamat memanfaatkan jeda hujan untuk mencari korban selamat. (Photo by Brenda Alcantara / AFP) (AFP/BRENDA ALCANTARA)

Baca juga: Diguyur Hujan Deras, Dua RT di Cilandak Timur Jakarta Selatan Terendam Banjir

Baca juga: Korban Ungkap Detik-detik Longsor Tembok di Bogor: Ibu Berusaha Gendong Anak Selamatkan Diri

Sementara itu, Flávio José da Silva masih terus mencari ayah tirinya di reruntuhan rumah.

Ia mengaku sempat mendengar ayahnya, Gilvan, meminta pertolongan setelah kediamannya itu roboh.

"Aku di sini, di bawah tanah," kata Silva menirukan ayahnya.

"Kami berharap bisa menemukannya dalam keadaan hidup," ujarnya sambil menunjuk ke tumpukan puing.

Banjir dan tanah longsor yang mematikan telah menewaskan ratusan orang di Brasil selama setahun terakhir.

(Tribunnews/Ika Nur Cahyani)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini