News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Konflik Rusia Vs Ukraina

Militer Ukraina Mengaku Tembak Jatuh 14 Drone Serang Buatan Iran

Penulis: Andari Wulan Nugrahani
Editor: Wahyu Gilang Putranto
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Drone Kamikaze buatan Iran, Shahed-136. - Angkatan Bersenjata Ukraina menembak jatuh 14 drone serang buatan Iran pada Selasa malam hingga Rabu, katanya dalam pembaruan operasional hariannya.

"Terima kasih atas kepahlawanan yang Anda pertahankan negara kami, kemerdekaan dan integritas teritorialnya, kebebasan dan kehidupan rakyat kami. Saya berharap Anda cepat sembuh," ucapnya.

Rusia lancarkan serangan di Zaporizhzhia

Rusia melancarkan serangan di wilayah Zaporizhzhia, menurut Oleksandr Starukh, kepala administrasi militer regional Zaporizhzhia, yang memposting foto di Telegram pada dini hari Selasa.

Serangan itu merusak infrastruktur penting dan bangunan tempat tinggal, katanya.

Baca juga: Mantan Perwira CIA : Ukraina Terus Coba Seret AS ke Perang Langsung Lawan Rusia

Pertukaran tahanan Rusia dengan Ukraina

Dikutip The Guardian, otoritas Rusia dan Ukraina mengkonfirmasi pertukaran 120 orang dalam pertukaran tahanan.

Menurut kementerian pertahanan Rusia, 60 prajurit dikembalikan dari "wilayah yang dikuasai Kyiv".

"Ukraina menerima 60 tahanan sebagai imbalan," kata Kepala Staf Kepresidenan Ukraina Andrii Yermak.

Permintaan penangguhan operasi dan rawat inap tidak penting karena pemadaman listrik

Kementerian Kesehatan Ukraina telah meminta otoritas regional untuk mempertimbangkan menangguhkan operasi dan rawat inap yang tidak penting karena pemadaman listrik.

Baca juga: Update Perang Rusia-Ukraina Hari ke-286: 4 Orang Tewas dalam Serangan Rusia

Presiden Rusia Vladimir Putin mengucapkan selamat tinggal kepada Presiden Azeri setelah pertemuan Presiden Rusia dengan para pemimpin Armenia dan Azerbaijan di kota resor Laut Hitam Sochi pada 31 Oktober 2022. (Sergei BOBYLYOV / SPUTNIK / AFP)

Dalam sebuah pernyataan, kementerian mengatakan rumah sakit terus memberikan perawatan darurat.

Tetapi, pihak berwenang menyebut operasi yang dijadwalkan harus ditangguhkan sementara untuk meringankan beban sistem medis di tengah potensi pemadaman listrik di masa depan.

(Tribunnews.com/Andari Wulan Nugrahani)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini