- Presiden Vladimir Putin mengatakan Wagner sepenuhnya dibiayai oleh negara Rusia, yang menghabiskan 86 miliar rubel ($1 miliar) untuk grup tersebut dari Mei 2022 hingga Mei tahun ini.
- Amerika Serikat mengumumkan sanksi baru terhadap Wagner Group.
Sanksi ini menargetkan perusahaan yang berbasis di Republik Afrika Tengah, Uni Emirat Arab, dan Rusia.
Dikatakan bahwa target sanksi "terlibat dalam transaksi emas ilegal untuk mendanai" organisasi tentara bayaran tersebut.
(Tribunnews.com/Andari Wulan Nugrahani)
Baca tanpa iklan