Penangan Reptil Profesional Australian Khawatir dengan Kondisi Ular yang Hilang
Penangan reptil profesional Australian Snake Catchers, Sean Cade, mengatakan keselamatan ular lebih menjadi perhatian daripada ancaman terhadap masyarakat.
Menurut deskripsi yang diberikan oleh pemilik, Cade mengatakan ular tersebut terdengar seperti ular piton karpet Darwin, yang berasal dari daerah beriklim hangat di wilayah Kimberley di Australia Barat dan ujung atas Northern Territory.
Sehingga menurutnya wilayah tersebut bukan tempat asli mereka.
“Mereka tidak boleh berada di lingkungan sekitar, karena mereka adalah hewan penangkaran, mereka tidak dapat bertahan hidup dengan baik karena mereka bukan dari sini,” katanya.
Cuaca dan suhu menjadi alasan mereka tidak dapat bertahan hidup.
Suhunya tidak tepat, mereka tidak tahu cara mencari makanan, sehingga situasi ini lebih berbahaya bagi ular dibandingkan masyarakat," jelasnya.
Cade mengatakan ular peliharaan cenderung 'lebih rewel' dibandingkan ular liar karena mereka berada di luar lingkungan aslinya.
“Sebagian besar ular piton intan di alam liar di Sydney cukup santai,” katanya.
Semua orang mengalami hari-hari buruk tetapi ular-ular ini tidak tahu di mana mereka seharusnya berada dan mereka menjadi cepat marah tanpa makanan.”
Cade mengatakan ular-ular itu berpacu dengan waktu untuk bertahan hidup melawan unsur-unsur alam dan perkotaan.
“Mereka akan pergi sebentar, beberapa bulan, tapi setiap hari akan lebih buruk jika mereka tidak makan,” katanya.
(Tribunnews.com/Farrah Putri)