News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Regulasi AI: Apa yang Bisa Dipelajari Uni Eropa dari ASEAN?

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Regulasi AI: Apa yang Bisa Dipelajari Uni Eropa dari ASEAN?

"Mengingat dampaknya, adalah penting bahwa keputusan yang dibuat AI juga mencerminkan nilai-nilai nasional dan korporasi, serta menghormati norma dan etika yang lebih luas."

Pendekatan lunak

Kan Min Yen, guru besar teknologi informasi di National University, Singapura, mengatakan bahwa regulasi ASEAN "tidak lebih longgar", melainkan "kurang spesifik," dibandingkan regulasi Uni Eropa.

"Asia Tenggara adalah kawasan yang sangat beragam dalam hal ekosistem digital, dibandingkan industri yang telah dewasa di UE," kata dia.

"Regulasi yang ketat mungkin terlalu berat untuk ditegakkan atau diawasi oleh pemerintahan ASEAN, termasuk juga perusahaan startup atau multinasional."

Josh Lee, direktur Asia Pasifik di lembaga riset Future of Privacy Forum, menilai kebanyakan negara ASEAN mengambil "pendekatan yang lunak dan berhati-hati dalam meregulasi AI, yakni fokus pada panduan sukarela, ketimbang hukum formal."

Menurutnya, kemampuan Brussels melobi negara Asia untuk memperketat aturan AI akan banyak bergantung pada nasib legislasi di UE sendiri.

Mampukah Eropa menegakkan aturan AI tanpa melukai daya saing perusahaan teknologi?

"Pembuat kebijakan di Asia Tenggara akan memantau dengan seksama, bagaimana UU AI di UE ditegakkan dan apa dampaknya terhadap perekonomian digital Eropa," pungkasnya lagi.

rzn/hp

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini