TRIBUNNEWS.COM - Presiden Prancis Emmanuel Macron mengatakan atlet Israel "selamat datang" di Olimpiade Paris 2024.
Pernyataan Emmanuel Macron ini sekaligus menolak tuntutan Palestina agar Israel dilarang mengikuti Olimpiade Paris terkait perang di Gaza.
Dalam wawancara yang disiarkan langsung dengan France 2 menjelang pertandingan, Macron menekankan bahwa situasi Israel berbeda dengan Rusia.
Sebab, katanya, Israel tidak melancarkan "perang agresi" dan terserah kepada Komite Olimpiade untuk memutuskan apakah atlet Rusia boleh berpartisipasi.
"Kami tidak menggunakan pertandingan untuk berpolitik. Atlet Israel dipersilakan datang ke negara kami."
"Mereka akan bertanding dengan bendera (nasional) mereka sebagaimana telah diputuskan oleh panitia dan merupakan tanggung jawab Prancis untuk menjamin keamanan mereka," kata Macron, Selasa (23/7/2024), dilansir Anadolu Agency.
"Pernyataan anggota parlemen sayap kiri Thomas Portes tentang atlet Israel tidak dapat diterima," katanya.
Macron menambahkan, ia sangat mengutuk mereka yang dengan cara tertentu membahayakan atlet tersebut dan mengancam mereka secara implisit.
Macron menegaskan kembali bahwa Prancis mengakui hak Israel untuk membela diri.
"Saya sangat terikat pada keamanan Negara Israel, tetapi saya juga sangat terikat pada solusi dua negara dan pembentukan gencatan senjata karena apa yang terjadi di Gaza saat ini tidak dapat diterima," tambah Macron.
Sebelumnya, Thomas Portes, anggota parlemen dari La France Insoumise, mengatakan pada akhir pekan bahwa delegasi Israel tidak diterima di Paris dan mendesak diakhirinya standar ganda.
Baca juga: Ikut-ikutan Israel, AS Kritik Fatah dan Hamas yang Teken Deklarasi Beijing
"Diplomasi Prancis harus memberikan tekanan pada Komite Olimpiade Internasional agar bendera dan lagu kebangsaan Israel tidak diizinkan di Olimpiade, seperti yang dilakukan untuk Rusia," ujar Thomas Portes.
Palestina Desak Komite Olimpiade Internasional
Badan Olimpiade Palestina (POC) pada hari Senin meminta Komite Olimpiade Internasional (IOC) untuk mengecualikan Israel dari Olimpiade Paris yang akan dimulai minggu ini.
“Komite Olimpiade Palestina telah mengeluarkan surat resmi kepada Bapak Thomas Bach, kepala Komite Olimpiade Internasional, yang menyerukan agar Israel segera dikeluarkan dari Olimpiade Paris 2024."