Pencopotan kali ini, demikian tulis Washington Post, terjadi setelah serangan besar-besaran Rusia di Donbass yang sangat merugikan militer Ukraina.
Sementara invasi di Ukraina di Kursk yang tadinya dianggap sukses ternyata menyimpan duka mendalam, sebanyak 9.300 pasukan tewas dan 750 kendaraan lapis baja hancur saat bertempur di tanah Rusia.
Sedangkan Financial Times melaporkan pada minggu lalu bahwa tentara, anggota parlemen, dan analis militer Zelensky menyalahkan presiden atas situasi yang memburuk dengan cepat di Donbass.
Baca tanpa iklan