News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Konflik Palestina Vs Israel

Ejek Pernyataan Netanyahu, Arab Saudi Minta Warga Israel Dipindah ke Alaska

Penulis: Whiesa Daniswara
Editor: Siti Nurjannah Wulandari
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

PM ISRAEL NETANYAHU - Tangkapan Layar YouTube IsraeliPM yang diambil pada Minggu (2/2/2025) menunjukkan Netanyahu berpidato menyambut kepulangan 3 sandera Israel Ofer, Jordan, Keith di kantornya pada Sabtu (1/2/2025). Sambil mengejek Netanyahu, Anggota Dewan Syura Arab Saudi , Yousef bin Trad Al-Saadoun mengusulkan agar Presiden AS, Donald Trump memindahkan warga Israel ke Alaska.

Bahkan, Mesir menganggap gagasan tersebut sebagai "pelanggaran langsung terhadap kedaulatan Saudi".

Saudi mengatakan pihaknya menghargai penolakan negara-negara "persaudaraan" terhadap pernyataan Netanyahu.

"Pola pikir ekstremis pendudukan ini tidak memahami apa arti wilayah Palestina bagi saudara-saudara Palestina dan hubungan sadar, historis, dan hukumnya dengan tanah itu," katanya

Diskusi tentang nasib warga Palestina di Gaza telah berubah drastis akibat usulan mengejutkan dari Presiden AS, Donald Trump tentang "mengambil alih Jalur Gaza" dari Israel.

Trump mengatakan pada saat itu, ia akan menciptakan "Riviera Timur Tengah" setelah menempatkan warga Palestina di tempat lain.

Negara-negara Arab secara terbuka mengutuk komentar Trump, yang muncul selama gencatan senjata di Gaza.

Pembebasan Sandera

Hamas telah menyerahkan tiga sandera Israel pada Sabtu (8/2/2025) kemarin.

Sementara Israel mulai membebaskan puluhan warga Palestina dalam tahap terakhir gencatan senjata.

Dalam pembebasan tersebut, tampak ketiga sandera Israel berpenampilan kurus kering.

Baca juga: Sambil Bercanda, Netanyahu Sebut Negara Saudi Bukan Negara Palestina, Arab Langsung Ngamuk

Ohad Ben Ami dan Eli Sharabi, yang disandera dari Kibbutz Be'eri selama serangan yang dipimpin Hamas di Israel selatan pada 7 Oktober 2023, dan Or Levy, yang diculik hari itu dari festival musik Nova, dibawa ke podium Hamas oleh orang-orang bersenjata.

Ketiga pria itu tampak kurus, lemah dan pucat, dalam kondisi yang lebih buruk daripada 18 sandera lainnya yang telah dibebaskan.

"Dia tampak seperti tengkorak, sungguh mengerikan melihatnya," kata ibu mertua Ohad Ben Ami, Michal Cohen, kepada Channel 13 News.

Dikutip dari Reuters, Hamas kembali memamerkan para pejuangnya selama pembebasan para sandera dengan mengerahkan puluhan militannya di Gaza tengah.

Para sandera kemudian dibawa dengan mobil Komite Palang Merah Internasional (ICRC) ke pasukan Israel.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan pemandangan para sandera yang lemah itu mengejutkan dan akan ditangani.

Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini