News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Konflik Rusia Vs Ukraina

Hari ke-1137 Perang Rusia-Ukraina, Zelensky Kecam Serangan Brutal di Kampung Halamannya

Penulis: Andari Wulan Nugrahani
Editor: timtribunsolo
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

ZELENSKY - Foto ini diambil pada Rabu (19/3/2025) dari publikasi resmi Kantor Presiden Ukraina, memperlihatkan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky bertemu dengan Presiden Finlandia Alexander Stubb (tidak terlihat dalam foto) di Helsinki pada Rabu (19/3/2025). Presiden Zelensky menyampaikan rasa belasungkawa dan kemarahan melalui pidato video malam harinya atas serangan rudal Rusia di kampung halamannya.

TRIBUNNEWS.COM - Perang Rusia-Ukraina yang dimulai pada 24 Februari 2022 telah memasuki hari ke-1137.

Pada Jumat, 5 April 2025, Kryvyi Rih, sebuah kota di Ukraina tengah dan kampung halaman Presiden Volodymyr Zelensky, kembali menjadi sasaran serangan rudal Rusia.

Serangan ini mengakibatkan kematian 18 orang, termasuk sembilan anak-anak, serta menyebabkan puluhan orang lainnya terluka.

Apa yang Terjadi di Kryvyi Rih?

Bagaimana Serangan Terjadi?

Kementerian Pertahanan Rusia mengeklaim bahwa serangan rudal ini menargetkan sebuah pertemuan militer Ukraina.

Namun, Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina menuduh pihak Rusia menyebarkan informasi yang tidak benar.

Menurut laporan, rudal yang digunakan, yaitu Iskander-M, menghantam area permukiman yang dekat dengan taman bermain, bukan target militer seperti yang diklaim oleh Rusia.

Gubernur wilayah Dnipropetrovsk, Serhiy Lysak, melaporkan bahwa serangan tersebut memicu kebakaran hebat di daerah permukiman. "Sedikitnya 50 orang dilaporkan terluka, dengan lebih dari 30 lainnya, termasuk bayi berusia tiga bulan, dilarikan ke rumah sakit," ujarnya melalui Telegram.

Apa Tanggapan Presiden Zelensky?

Presiden Zelensky menyampaikan rasa belasungkawa dan kemarahan melalui pidato video malam harinya.

Ia menyerukan kepada dunia barat untuk meningkatkan tekanan terhadap Moskow terkait serangan yang menargetkan warga sipil. "Semua janji Rusia berakhir dengan rudal, drone, bom, atau artileri. Diplomasi tidak berarti apa-apa bagi mereka," tambah Zelensky.

Apakah Rusia Menargetkan Militer atau Warga Sipil?

Klaim Rusia vs. Penyangkalan Ukraina

Kementerian Pertahanan Rusia mengeklaim bahwa serangan ini menargetkan sebuah restoran yang diduga sebagai lokasi pertemuan perwira militer Ukraina dan instruktur asing.

Namun, pihak Ukraina menegaskan bahwa klaim tersebut adalah kebohongan dan justru menargetkan warga sipil.

Mereka mengutuk serangan yang dinilai sangat brutal terhadap warga sipil yang tidak bersalah.

"Departemen militer negara agresor berusaha menutupi kejahatan sinisnya dengan kebohongan," tegas Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina.

Serangan di Kryvyi Rih ini pun menjadi salah satu yang paling mematikan tahun ini.

Bagaimana Tanggapan Internasional?

Serangan Berlanjut dan Penegakan Moratorium

Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, menegaskan bahwa pemerintahan AS tidak akan terjebak dalam negosiasi tanpa akhir dengan Rusia. "Kami sedang menguji untuk melihat apakah Rusia benar-benar tertarik pada perdamaian," kata Rubio.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini