News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Konflik Iran Vs Israel

Iran Peringatkan Pemasok Senjata Israel adalah Target Sah

Penulis: Andari Wulan Nugrahani
Editor: Suci BangunDS
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

SERANGAN IRAN - Video yang diunggah Press TV di akun media sosial X memperlihatkan kebakaran di Israel akibat serangan Iran pada hari Sabtu, (21/6/2025). Iran memperingatkan negara-negara dan perusahaan yang memasok senjata ke Israel kini dianggap sebagai target sah dalam konflik yang sedang berlangsung.

Perubahan nama ini dilakukan untuk menghormati Mostafa Ahmadi Roshan, seorang ilmuwan nuklir muda Iran.

Ia berperan penting sebagai Wakil Pejabat Komersial Fasilitas Natanz.

Mostafa tewas dalam serangan bom di kawasan Seyed Khandan, Teheran, pada 11 Januari 2012.

Serangan tersebut, diyakini sebagai bagian dari kampanye pembunuhan terhadap ilmuwan nuklir Iran oleh agen-agen asing.

Pemerintah Iran memberikan gelar "Shahid" (martir) kepada Mostafa untuk mengenang jasanya.

Ia dianggap gugur dalam menjalankan tugas demi kepentingan nasional dan kemajuan teknologi nuklir Iran.

Pada November 2024, Washington Post memberitakan, citra satelit memperlihatkan aktivitas pembangunan besar-besaran di bawah tanah Fasilitas Natanz.

Baca juga: Pengakuan Mata-Mata Israel di Hadapan Pejabat Iran, Terungkap Alasan Jadi Agen Mossad

Laporan tersebut, didukung oleh pengumuman Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA).

IAEA mengungkapkan, Iran sedang membangun fasilitas perakitan sentrifus generasi baru yang lebih canggih.

Langkah ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan negara-negara Barat terkait potensi akselerasi program nuklir Iran.

Mengenal Fasilitas Nuklir Fordow Iran

Fordow merupakan salah satu fasilitas nuklir paling rahasia dan strategis milik Iran.

Situs nuklir Fordow terletak sekitar 20 kilometer selatan kota suci Qom.

Fasilitas Fordow dibangun di bawah pegunungan untuk melindunginya dari serangan udara.

Fordow mulai diketahui publik setelah Badan Energi Atom Internasional (IAEA) mengumumkan keberadaannya pada 2009.

Sebelumnya laporan intelijen Barat menyebutkan Iran merahasiakan pembangunan situs tersebut dari komunitas internasional.

Halaman
1234
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini