News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Paus Leo Memberi Hormat di Hadapan "Martabat" Para Migran

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Paus Leo Memberi Hormat di Hadapan Martabat Para Migran

Pada 2024, lebih dari 46.000 orang tiba di kepulauan tersebut, dan menjadi angka tertinggi yang pernah tercatat. Namun, setelah tercapainya sejumlah kesepakatan antara Uni Eropa, Spanyol, dan beberapa pemerintah Afrika Barat, jumlah kedatangan menurun drastis. Selama lima bulan pertama di tahun 2026, tercatat hanya lebih dari 3.000 orang yang tiba di sana.

Data proyek "Missing Migrants” atau Migran yang Hilang milik Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM) menunjukkan sekitar 6.600 orang meninggal di jalur Atlantik dari Afrika Barat sejak pencatatan dimulai pada tahun 2014. Jumlah sebenarnya diyakini jauh lebih besar karena minimnya informasi dan adanya fenomena "kapal karam yang tak terlihat."

Kelompok pembela hak-hak migran Spanyol, Walking Borders (Caminando Fronteras), memperkirakan lebih dari 25.000 orang meninggal atau hilang saat berusaha mencapai Kepulauan Kanaria sejak 2020.

Pada Kamis (11/06), sebuah papan nama dipasang untuk mengubah sebutan Pelabuhan Arguineguin dari "dermaga rasa malu" menjadi "dermaga harapan."

Artikel ini pertama kali terbit dalam bahasa Inggris

Diadaptasi oleh Adelia Dinda Sani

Editor: Melisa Lolindu

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini