Tiga dekrit yang dimaksud adalah:
- No. 749/2025: memperpanjang sanksi sejak 2023 selama dua tahun terhadap perusahaan milik miliarder Rusia seperti Petr Aven, Mikhail Fridman, dan Andrey Kosogov.
- No. 748/2025: menjatuhkan sanksi pada 33 individu dan 27 perusahaan, termasuk produsen drone seperti Hardberry Rusfactor, Pabrik Jupiter, Biro Desain Optik-Mekanik Valdai, serta perusahaan Tiongkok Shenzhen Weiliao International Trade Co., Ltd. yang memasok komponen drone Shahed.
- No. 747/2025: menjatuhkan sanksi terhadap empat individu dan tiga perusahaan di sektor minyak Rusia karena diduga membiayai perang dan mencoba menyusup ke sistem keuangan Ukraina.
Selain itu, kepala Kantor Presiden Ukraina, Andriy Yermak, melaporkan bahwa Uni Eropa sedang menyiapkan dasar hukum untuk menghentikan kapal tanker “armada bayangan” Rusia di Laut Baltik, yang melibatkan setidaknya 16 kapal.
Ukraina: China Beri Info Intelijen ke Rusia
Pejabat dari Badan Intelijen Luar Negeri Ukraina, Oleh Alexandrov, menyatakan bahwa China memberikan informasi intelijen kepada Rusia untuk membantu Moskow melancarkan serangan rudal yang lebih akurat di wilayah Ukraina.
Dalam wawancara dengan kantor berita Ukrinform, Alexandrov menjelaskan bahwa China mengirimkan data intelijen satelit tentang berbagai target di Ukraina, termasuk lokasi yang melibatkan investasi asing.
"Terdapat bukti kerja sama tingkat tinggi antara Rusia dan China dalam melakukan pengintaian satelit di wilayah Ukraina untuk mengidentifikasi dan mengeksplorasi lebih lanjut objek-objek strategis yang akan ditargetkan," katanya, Sabtu (4/10/2025).
Alexandrov menambahkan, "Seperti yang telah kita lihat dalam beberapa bulan terakhir, situs-situs ini kemungkinan milik investor asing."
Jet Polandia Berjaga-jaga di Perbatasan
Polandia mengerahkan jet tempurnya pada Minggu pagi setelah terjadi serangan udara di wilayah barat Ukraina.
Dalam sebuah unggahan di X (Twitter), komando operasional Polandia menyampaikan, "Pesawat Polandia dan sekutu beroperasi di wilayah udara kami, sementara sistem pertahanan udara berbasis darat dan pengintaian radar telah disiagakan dalam kondisi siaga tertinggi."
Sementara itu, menurut situs pelacak penerbangan Flightradar24, pada pagi hari yang sama terdapat pesawat komersial yang menggunakan rute alternatif, yaitu jalur yang biasanya dipakai ketika dua bandara di Polandia — Lublin dan Rzeszow — ditutup.
Ukraina Serang Kilang Minyak Rusia
Militer Ukraina melaporkan bahwa mereka kembali menyerang salah satu kilang minyak terbesar di Rusia pada Sabtu malam.
Serangan pesawat tanpa awak (drone) tersebut menimbulkan ledakan dan kebakaran di kilang Kirishi, yang terletak dekat St. Petersburg, sekitar 1.200 kilometer dari perbatasan Ukraina.
Beberapa saluran berita Telegram dari Rusia dan Ukraina mengunggah video yang diklaim berasal dari warga sekitar kota Kirishi.
Dalam rekaman itu terlihat benda mirip drone melesat di langit malam yang disinari cahaya oranye, sementara suara ledakan terdengar di latar belakang.
Gubernur wilayah setempat, Alexander Drozdenko, mengatakan pada Sabtu bahwa tujuh drone telah ditembak jatuh di dekat Kirishi.
Ia menambahkan bahwa kebakaran telah berhasil dipadamkan di "zona industrinya", namun tidak menjelaskan apa yang terkena serangan maupun seberapa besar kerusakannya.
Menurut pejabat Rusia, kilang Kirishi telah beberapa kali menjadi target serangan Ukraina, termasuk serangan pada 14 September lalu yang juga menyebabkan kebakaran.
(Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)
Baca tanpa iklan