News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Konflik Palestina Vs Israel

Hamas Serahkan Jasad Sandera Israel yang Bisa Dijangkau, 19 Lainnya Masih di Gaza

Penulis: Yunita Rahmayanti
Editor: Whiesa Daniswara
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

PEMBEBASAN SANDERA - Foto ini diambil dari publikasi Telegram Brigade Al-Qassam (sayap militer gerakan Hamas) pada Kamis (20/2/2025), memperlihatkan anggota Brigade Al-Qassam membawa salah satu peti mati dari empat jenazah sandera Israel; Kfir Bibas (9 bulan), Ariel Bibas (4), ibu mereka bernama Shiri Bibas (32) dan Oded Lifshitz (83), dalam pertukaran tahanan gelombang ke-7 di Jalur Gaza pada Kamis. --- Pada 15 Oktober 2025, Hamas mengatakan mereka telah menyerahkan semua jasad sandera yang bisa dijangkau.

TRIBUNNEWS.COM - Sayap militer Gerakan Perlawanan Islam (Hamas), Brigade Al-Qassam, mengatakan kelompoknya telah menyerahkan semua jasad sandera Israel yang bisa dijangkau di Jalur Gaza.

"Brigade Izz ad-Din al-Qassam memutuskan untuk menyerahkan jenazah dua tahanan Israel di Jalur Gaza pada pukul 10 malam," kata Brigade Al-Qassam dalam sebuah pernyataan di Telegram, Rabu (15/10/2025) malam.

"Kami telah mematuhi apa yang telah disepakati dan menyerahkan semua tahanan hidup dan jenazah yang dapat kami jangkau," tambahnya.

Brigade Al-Qassam menunjukkan bahwa jenazah-jenazah yang tersisa membutuhkan upaya signifikan dan peralatan khusus untuk mencari dan mengekstraknya, dan mereka sedang berupaya keras untuk melakukannya.

Selain itu, Hamas menegaskan mereka telah menyerahkan 20 sandera lainnya yang masih hidup pada Senin (13/10/2025).

Setelah pernyataan itu, militer Israel mengumumkan Palang Merah menerima jenazah dua sandera tambahan di Gaza, sebagai bagian dari perjanjian gencatan senjata di Jalur Gaza.

"Menurut informasi yang diterima Palang Merah, personelnya telah menyerahkan dua peti mati korban penculikan, dan peti-peti tersebut kini sedang dalam perjalanan menuju pasukan IDF dan Shin Bet di Jalur Gaza," kata militer dalam sebuah pernyataan, Rabu (15/10/2025).

Berdasarkan kesepakatan gencatan senjata tahap pertama dengan Israel, Hamas harus menyerahkan 28 jasad sandera, selain 20 sandera yang masih hidup.

Israel: Hamas Baru Serahkan 9 dari 28 Jasad Sandera

Hamas menyerahkan empat jasad pada hari Senin, empat jasad lagi pada hari Selasa dan dua jasad pada hari Rabu.

Empat jenazah yang diserahkan pada Senin diidentifikasi sebagai Daniel Peretz, Yossi Sharabi, Guy Illouz and Bipin Joshi.

Baca juga: Ancam Hamas, Trump Bisa Izinkan Israel Serang Gaza Lagi

Sementara empat jenazah yang diserahkan pada Selasa diidentifikasi sebagai Ouriel Baruch, Tamir Nimrodi dan Eitan Levy, sementara satu jenazah dikonfirmasi bukan milik sandera.

Sedangkan dua jasad yang dikembalikan pada Rabu diidentifikasi sebagai Inbar Hayman dan Sersan Mayor Muhammad al-Atarash.

Total, Israel mengonfirmasi sembilan jasad sandera telah dikembalikan dari Jalur Gaza, dan 19 lainnya belum diserahkan oleh Hamas, lapor CNN.

Hamas menyatakan kesulitan untuk menemukan sisa-sisa jasad di antara reruntuhan dua tahun setelah perang di Jalur Gaza.

Israel menghancurkan sebagian besar bangunan di Jalur Gaza dalam serangan besar-besaran sejak Oktober 2023, menewaskan puluhan ribu warga Palestina dan membunuh sandera.

Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini