News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Populer Internasional: Jepang Cetak Sejarah, Lantik PM Wanita Pertama - Panic Buying di Australia

Penulis: Tiara Shelavie
Editor: Nanda Lusiana Saputri
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

BERITA POPULER INTERNASIONAL - Kolase foto: Senyum kecil Sanae Takaichi setelah diumumkan sebagai PM Jepang ke-104 sekitar jam 13.40 di sidang parlemen Jepang; Mayor Jenderal Marinir Hank Taylor dalam sebuah pengarahan Pentagon pada 17 Agustus 2021; Tangkap layar video viral orang tua di China rayakan nilai pas-pasan sang anak; Detik-detik bangunan di Kota Gaza dibom oleh Israel melalui serangan udara pada Senin (15/9/2025). Inilah rangkuman berita populer internasional dalam 24 jam terakhir.

TRIBUNNEWS.COM - Sejumlah peristiwa penting mencuri perhatian publik internasional. 

Dari Jepang yang mencetak sejarah dengan pelantikan perdana menteri wanita pertama, hingga fenomena panic buying yang melanda Australia.

Berikut berita populer internasional dalam 24 ham terakhir.

1. Sejarah Baru Jepang: Sanae Takaichi, PM Perempuan Pertama dari Keluarga Sederhana

Untuk pertama kalinya dalam sejarah, Jepang memiliki perdana menteri perempuan sekaligus pemimpin pemerintahan yang berasal dari kalangan rakyat biasa.

Sosok itu adalah Sanae Takaichi, politisi Partai Demokrat Liberal (LDP) yang kini menorehkan sejarah baru di Negeri Sakura.

Takaichi resmi dilantik sebagai Perdana Menteri Jepang pada Senin (21/10/2025) sekitar pukul 14.00 waktu setempat, setelah terpilih sebagai Presiden LDP awal bulan ini.

Rencananya, Presiden Amerika Serikat Donald Trump akan melakukan kunjungan resmi ke Tokyo pada akhir Oktober 2025, yang disebut-sebut akan menjadi kunjungan pertama Trump untuk memberikan selamat kepada Takaichi sebagai PM perempuan pertama Jepang.

“Rencana akhir Oktober ini Trump akan ke Tokyo, tentu untuk memberikan selamat kepada PM Jepang wanita pertama, Sanae Takaichi,” ujar seorang politisi senior Jepang kepada Tribunnews.com, Senin (21/10/2025).

BACA SELENGKAPNYA >>>

2. AI Mulai Jadi Penasihat Militer, Jenderal Top Amerika Bertanya kepada Mesin untuk Ambil Keputusan

Bukan hanya mahasiswa atau karyawan kantoran yang menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI), para pemimpin militer pun kini mulai memanfaatkannya.

Dilansir Business Insider, seorang komandan militer Amerika Serikat mengungkapkan bahwa ia mulai menggunakan chatbot AI untuk memvalidasi keputusan yang akan diambilnya, bukan di medan tempur, melainkan dalam urusan komando dan pekerjaan harian.

Ia mengatakan bahwa dirinya dan AI kini sudah semakin akrab.

Baca juga: Indonesia Kerja Sama dengan Tiongkok di Bidang AI untuk Layanan Kesehatan di Bawah Kepemimpinan MLPT

“Saya meminta untuk membangun, mencoba membangun model yang dapat membantu kita semua,” kata Mayor Jenderal William “Hank” Taylor, Komandan Jenderal Angkatan Darat ke-8.

Pernyataan tersebut ia sampaikan di hadapan para wartawan dalam diskusi panel media di Konferensi Tahunan Asosiasi Angkatan Darat Amerika Serikat di Washington, D.C., pada Senin (13/10/2025).

Taylor menjelaskan bahwa ia menggunakan teknologi AI untuk mengeksplorasi cara dirinya mengambil keputusan militer maupun pribadi yang tidak hanya berdampak pada dirinya, tetapi juga ribuan prajurit di bawah komandonya.

Halaman
1234
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini