News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Konflik Rusia Vs Ukraina

Rusia Lancarkan Serangan Besar-besaran ke Ukraina Beberapa Jam Setelah Pertemuan Trump-Putin Batal

Penulis: Hasiolan Eko P Gultom
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

TERBAKAR - Sebuah gambar yang dipublikasikan oleh Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menunjukkan sebuah gedung apartemen terbakar setelah serangan Rusia semalam. Serangan besar-besaran Rusia ke Ukraina pada Rabu (22/10/2025) malam ini terjadi setelah Presiden AS, Donald Trump batalkan pertemuan dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin.

Rusia Lancarkan Serangan Besar-besaran ke Ukraina Beberapa Jam Setelah Pertemuan Trump Dibatalkan
 

TRIBUNNEWS.COM - Setidaknya tujuh orang tewas semalam ketika Rusia melancarkan serangan udara di Ukraina hingga Rabu (22/10/2025) pagi, menurut otoritas negara itu.

Sebagai konteks peristiwa, serangan Rusia itu terjadi hanya beberapa jam setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan ia tidak ingin "pertemuan yang sia-sia" dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin.

Baca juga: Pakar Militer Jerman: Rusia Menggerogoti, NATO Pecah Jadi Tiga Kubu dan Terancam Runtuh

Trump kemudian membatalkan pertemuan tatap muka dengan pemimpin Kremlin yang ia umumkan pekan lalu tersebut.

Seorang pejabat Gedung Putih mengatakan tidak ada rencana untuk pertemuan dalam "waktu dekat" karena Moskow tampaknya enggan mengubah posisinya dalam perundingan gencatan senjata atau perdamaian.

Ketidakfleksibelan Rusia semakin membuat Trump marah.

Kemarahan ini berpotensi membuat Trump mengabaikan janjinya untuk mengamankan perdamaian di Eropa Timur dan mengakhiri perang skala penuh yang dimulai Moskow ketika menginvasi negara tetangganya pada Februari 2022. 

Meskipun Trump telah bermanuver dengan fluktuasi sikap antara menghangatkan hubungan Washington dengan Moskow dan melontarkan ancaman terhadap Putin, pada akhirnya ia enggan menjatuhkan sanksi yang dapat memaksa Rusia untuk bernegosiasi atau berkompromi atas tuntutannya.

Pertemuan puncak di Alaska antara Putin dan Trump pada bulan Agustus gagal membawa kesepakatan damai lebih dekat, dan Rusia terus menyerang Ukraina meskipun ada kritik tajam dari presiden AS.

TERBAKAR - Sebuah gambar yang dipublikasikan oleh Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menunjukkan sebuah gedung apartemen terbakar setelah serangan Rusia semalam. Serangan besar-besaran Rusia ke Ukraina pada Rabu (22/10/2025) malam ini terjadi setelah Presiden AS, Donald Trump batalkan pertemuan dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin.

Apa yang Perlu Diketahui Soal Serangan Besar-besaran Rusia

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan "kota-kota biasa terkena dampak" serangan besar-besaran Rusia saat Moskow menargetkan infrastruktur energi Ukraina Rabu malam.

Dua anak termasuk di antara enam korban tewas di ibu kota dan wilayah Kyiv yang lebih luas, dan tim penyelamat sedang mencari korban selamat dan membersihkan puing-puing pada Rabu pagi, menurut para pejabat.

Seorang "ibu muda dengan dua anaknya yang masih kecil" tewas, kata Menteri Luar Negeri Ukraina Andriy Sybiha.

Vitaly Klitschko, wali kota Kyiv, mengatakan 19 orang terluka di kota itu, sembilan di antaranya dirawat di rumah sakit.

Pihak berwenang di kota terbesar kedua Ukraina, Kharkiv, mengatakan Rusia telah menargetkan sebuah taman kanak-kanak yang menewaskan seorang pekerja utilitas di dekat lokasi tersebut dan melukai tujuh orang lainnya.

Layanan darurat negara Ukraina mengatakan orang-orang juga terluka di wilayah selatan Zaporizhzia dan di Poltava, di Ukraina tengah.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini