Saat itu, BBC melaporkan bahwa Putin memuji pasukan Korea Utara karena bertempur “dengan berani dan heroik” di medan perang Ukraina.
Hubungan erat Moskow–Pyongyang telah memicu kekhawatiran di Washington.
Pemerintah Amerika Serikat menuduh Rusia memberikan bantuan teknologi kepada Korea Utara, termasuk dalam pengembangan program luar angkasa dan satelit.
Setelah pertemuan Putin–Kim di Beijing, Presiden AS Donald Trump bahkan menuding kedua negara “berkonspirasi melawan AS,” tuduhan yang kemudian dibantah oleh Kremlin.
Pertemuan antara Putin dan Choe Son Hui ini menegaskan bahwa kerja sama Rusia dan Korea Utara terus berlanjut di berbagai bidang, meskipun tekanan diplomatik dari Barat semakin meningkat.
(Tribunnews.com/Andari Wulan Nugrahani)
Baca tanpa iklan