TRIBUNNEWS.COM - Aksi unik dilakukan oleh Wakil Presiden Amerika Serikat, JD Vance dalam rangka memeringati hari Halloween 2025 pada Jumat waktu setempat (31/10/2025).
Alih-alih menjadi monster atau hantu, sosok Vance justru hanya ingin tampil menjadi dirinya sendiri.
Uniknya, figur personal JD Vance yang ditampilkannya kali ini bukanlah sosok Wapres AS yang selama ini dikenal publik.
Alih-alih tampil normal, JD Vance memilih untuk tampil sebagai 'meme' dari dirinya sendiri yang viral di internet.
Meme adalah sebuah ide, perilaku, gaya, atau konten yang menyebar dari orang ke orang dalam suatu budaya, terutama melalui internet.
Dalam konteks digital, meme biasanya merujuk pada gambar, video, teks, atau kombinasi dari semuanya yang dirancang untuk lucu, satire (satir), atau menyampaikan komentar sosial, dan kemudian dibagikan secara luas di media sosial, forum, atau platform online.
Terkait konteks meme JD Vance kali ini, sosok Wapres kelahiran Middletown, Ohio ini tampil sebagai sosok meme "fat JD" atau "babyface Vance".
Demi memerankan meme dirinya ini, JD Vance pun melengkapi penampilannya dengan wig keriting cokelat lebat dan ekspresi wajah melebar pada unggahan di media sosial Instagram resmi miliknya.
Penampilan JD Vance ini langsung menjadi sensasi dan mengumpulkan jutaan tontonan dalam waktu singkat.
Adapun meme "fat JD" pertama kali muncul pada Maret 2025
Meme ini lahir setelah adanya kejadian kontroversial di Gedung Putih antara Presiden Donald Trump, Vance, dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.
Saat itu, Vance secara blak-blakan meminta Zelensky untuk mengucapkan "terima kasih" atas dukungan AS terhadap Ukraina saat kedua kepala negara tersebut tampak bersitegang.
Baca juga: Ngamuk Dengar Israel Mau Caplok Tepi Barat Palestina, JD Vance: Ini Akal Bulus yang Bodoh!
Kelakuan Vance ini membuat warganet yang usil pun membuat gambar meme Vance yang diedit secara digital.
Wajah asli Vance dibuat kembali menggunakan AI dengan pipi membengkak, mata terbelalak, dan rambut keriting panjang.
Meme ini pun viral dan menyebar luas di platform seperti X (sebelumnya Twitter) dan Instagram sehingga menjadi bahan olok-olok di kalangan netizen.
Baca tanpa iklan