News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Konflik Rusia Vs Ukraina

Ukraina Dukung Gagasan Gencatan Senjata Natal dengan Rusia, Zelensky: Tergantung Moskow

Penulis: Andari Wulan Nugrahani
Editor: Bobby Wiratama
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

ZELENSKY - Foto ini diambil dari laman Kepresidenan Ukraina pada Kamis (10/4/2025), memperlihatkan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky berbicara dalam pidato hariannya pada Rabu (9/4/2025). Terkini, Zelensky menyatakan dukungan terhadap gagasan gencatan senjata sementara dengan Rusia menjelang Natal yang diusulkan Kanselir Jerman, Friedrich Merz.

 

TRIBUNNEWS.COM -  Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyatakan dukungan terhadap gagasan gencatan senjata sementara dengan Rusia menjelang Natal yang diusulkan Kanselir Jerman, Friedrich Merz.

Zelensky menyatakan rencana itu bergantung pada kesediaan Rusia, saat ia menjawab pertanyaan wartawan usai pertemuan dengan para pemimpin Eropa dan delegasi Amerika Serikat di Berlin, Senin (15/12/2025).

Ia mengatakan Ukraina siap mendukung segala bentuk gencatan senjata, termasuk gencatan senjata di sektor energi.

“Friedrich benar-benar mengusulkan ide ini dan mengumumkannya secara resmi hari ini.

"Amerika Serikat (AS) juga mendukung gagasan tersebut. Sebagai presiden Ukraina, saya sepenuhnya mendukungnya."

"Kami akan mendukung gencatan senjata apa pun,” ujar Zelensky.

Meski demikian, ia menekankan bahwa Kyiv tidak dapat berbicara atas nama Moskow.

“Banyak hal bergantung pada kemauan politik Rusia. Namun, saya ingin menekankan bahwa kesiapan dokumen-dokumen yang kami susun juga sangat menentukan,” tambahnya.

Kanselir Jerman Friedrich Merz, dalam konferensi pers bersama Zelensky di Berlin, menyatakan bahwa keputusan untuk menghentikan pertempuran menjelang Natal sepenuhnya berada di tangan Rusia.

Ia mengatakan delegasi Eropa, Ukraina, dan Amerika Serikat telah menyiapkan sejumlah proposal yang akan disampaikan kepada pihak Rusia.

Merz menilai perang Rusia terhadap Ukraina dalam beberapa bulan terakhir telah berdampak besar pada warga sipil.

Baca juga: Ukraina Hantam Kapal Selam Rusia di Novorossiysk dengan Drone Bawah Laut, SBU Klaim Serangan Perdana

Ia berharap Moskow menunjukkan sisi kemanusiaan dengan membuka peluang gencatan senjata setidaknya selama periode Natal, lapor Suspilne.

Sementara itu, Bild melaporkan bahwa pembicaraan di Berlin juga membahas skenario tercapainya kesepakatan damai sebelum Natal.

Kremlin sejauh ini merespons dingin.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini