Sekitar 800.000 warga terpaksa mengungsi, menurut pernyataan para pejabat.
Thailand menyatakan antara 5.000 hingga 6.000 warganya masih terjebak di Poipet.
Hal itu terjadi setelah Kamboja menutup perbatasan darat.
Pemerintah Kamboja menegaskan penutupan tersebut merupakan langkah yang diperlukan.
Tujuannya untuk mengurangi risiko terhadap warga sipil.
Pemerintah juga menyebut jalur udara tetap dibuka bagi warga yang ingin meninggalkan negara itu.
Konflik terbaru ini terjadi meski Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengklaim adanya gencatan senjata.
Trump menyatakan kesepakatan tersebut dicapai pekan lalu.
Namun, Bangkok membantah adanya kesepakatan gencatan senjata.
Pertempuran dengan artileri, tank, drone, dan jet tempur terus berlangsung.
Bentrok dipicu oleh insiden perbatasan pada awal bulan ini.
Al Jazeera melaporkan konflik Kamboja–Thailand berakar dari sengketa penetapan batas wilayah.
Batas tersebut membentang sekitar 800 kilometer dan ditarik sejak era kolonial.
Perselisihan juga melibatkan sejumlah reruntuhan kuil kuno di kawasan perbatasan.
Kedua pihak saling menuding telah memicu eskalasi konflik.
Baca tanpa iklan