News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Konflik Palestina Vs Israel

Trump dan Netanyahu Bertemu di Mar-a-Lago, AS Tegaskan Hamas Harus Melucuti Senjata

Penulis: Andari Wulan Nugrahani
Editor: Febri Prasetyo
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

PERDAMAIAN DI GAZA - Tangkapan layar menunjukkan konferensi pers yang dilakukan Presiden AS Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu setelah mengadakan pertemuan di Gedung Putih untuk membahas mengakhiri perang di Gaza, Senin (29/9/2025). Terkini, Donald Trump dan Benjamin Netanyahu menggelar pertemuan di resor Mar-a-Lago, Florida, pada Senin (29/12/2025).

Trump menyebut Netanyahu sebagai “pahlawan” dan menyoroti dukungan AS untuk Israel selama perang di Gaza.

Netanyahu mengumumkan Trump akan dianugerahi Penghargaan Israel, bentuk apresiasi atas dukungannya terhadap Israel, meski pengampunan presiden untuk Netanyahu belum terjadi.

Presiden AS menekankan, “Kami bersama Anda, dan banyak hal baik terjadi di Timur Tengah. Kita memiliki perdamaian yang harus dijaga.”

4. Rekonsiliasi Israel-Suriah

Trump menekankan pentingnya kesepahaman dengan Suriah dan memuji Presiden Suriah Ahmed al-Sharaa.

Ia mendorong Israel agar menjamin keamanan perbatasan dan mencegah aktivitas teroris.

Netanyahu menegaskan kepentingan menjaga wilayah perbatasan aman, namun belum memberikan pernyataan pasti terkait strategi jangka panjang Israel terhadap Suriah.

Sejak jatuhnya mantan Presiden Bashar al-Assad, Israel memperluas pendudukan di Suriah selatan, termasuk Dataran Tinggi Golan dan Jabal al-Sheikh.

5. Potensi konflik di Lebanon

Trump tidak menutup kemungkinan serangan Israel terhadap Lebanon, mengingat meningkatnya aktivitas militer di wilayah tersebut.

Baca juga: Daftar Negara yang Diserang Israel Sepanjang 2025, Gaza Diserang 25 Kali dalam Sehari

“Kita lihat saja nanti,” kata presiden, menanggapi potensi konfrontasi dengan Hizbullah yang tetap mempertahankan senjatanya untuk membela negara.

Peningkatan ketegangan di Lebanon muncul meski pemerintah negara itu telah mengeluarkan dekrit melucuti senjata Hizbullah, namun kelompok tersebut menolak menyerahkan persenjataan demi pertahanan nasional.

(Tribunnews.com/Andari Wulan Nugrahani)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini